Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Intrusi Air Asin Mengancam, Pasokan Air Bersih Cuci Darah RS di Pontianak Dijaga Ketat

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 3 September 2026 · 11:351 menit baca
Intrusi Air Asin Mengancam, Pasokan Air Bersih Cuci Darah RS di Pontianak Dijaga Ketat
Wali Kota Edi Kamtono pastikan pasokan air bersih olahan RO milik PDAM Tirta Khatulistiwa diprioritaskan untuk kebutuhan layanan cuci darah rumah sakit di Pontianak. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak bersama Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa memprioritaskan pasokan air bersih berteknologi reverse osmosis (RO) untuk menjamin keberlangsungan layanan cuci darah (hemodialisis) di sejumlah rumah sakit di tengah intrusi air laut, Rabu, (2/9/2026).

Penerapan teknologi desalinasi membran tersebut mampu mereduksi kadar salinitas air baku secara signifikan hingga memenuhi standar baku mutu konsumsi medis.

Efektivitas penurunan kadar klorida air melalui teknologi RO dipaparkan secara langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, usai meninjau unit booster pengolahan di Kantor Perumda Tirta Khatulistiwa.

“Sampai saat ini, dengan teknologi yang dimiliki PDAM, kapasitas RO kita bisa menurunkan kadar garam dari 1.129 menjadi 29 miligram per liter. Ambang batasnya di 250 miligram per liter,” ujarnya, Rabu, (2/9/2026).

Kesultanan Kadriah dan Aliansi Masyarakat Melayu Kalbar Sediakan Air Bersih Gratis untuk Warga Pontianak
Baca Juga

Kesultanan Kadriah dan Aliansi Masyarakat Melayu Kalbar Sediakan Air Bersih Gratis untuk Warga Pontianak

Kendati kualitas air hasil penyaringan RO sudah memenuhi kelayakan konsumsi langsung, volume produksi harian yang baru menyentuh kisaran 25.920 meter kubik menyebabkan distribusinya harus dikhususkan bagi fasilitas kesehatan rujukan.

Fokus alokasi air murni untuk instalasi hemodialisis rumah sakit ditegaskan dalam keterangannya.

“Fokus kita adalah bagaimana output dari teknologi ini dikonsentrasikan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit-rumah sakit yang melayani proses cuci darah di Kota Pontianak,” jelasnya.

Perkuat Penanganan Karhutla, Mayawana Serahkan Pompa Pemadam ke DLHK Kalbar
Baca Juga

Perkuat Penanganan Karhutla, Mayawana Serahkan Pompa Pemadam ke DLHK Kalbar

Untuk kebutuhan harian masyarakat luas, pemenuhan air bersih kategori mandi, cuci, kakus (MCK) dipastikan tetap mengalir meski penyaluran pasokan air tawar dari Waduk Penepat masih terkendala teknis di area Kuala Mandor.

Komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan armada mobil tangki serta sumber-sumber air baku alternatif diutarakan sebagai penutup penjelasannya.

“Kita terus upayakan agar tambahan pasokan air tawar bisa terpenuhi secara kontinu dalam situasi seperti sekarang,” pungkasnya.

(Hendrawan)