Rab, 29/07/26 · 09.36.35
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Istana Tetapkan Kalbar Prioritas Karhutla, Pemprov Kalbar Pacu Pengajuan Pesawat OMC ke BNPB

Tony
Tony
Rabu, 29 Juli 2026 · 15:252 menit baca
Istana Tetapkan Kalbar Prioritas Karhutla, Pemprov Kalbar Pacu Pengajuan Pesawat OMC ke BNPB
Istana tetapkan Kalbar prioritas karhutla nasional. Pemprov Kalbar pacu pengajuan bantuan pesawat operasi modifikasi cuaca (OMC) ke BNPB. (Dok. BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menetapkan Kalimantan Barat sebagai salah satu wilayah prioritas nasional dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta antisipasi dampak kemarau El Nino.

Menindaklanjuti keputusan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat langsung memacu pengajuan bantuan pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Langkah penanganan dipusatkan pada tiga pilar utama: perkuatan air baku, pemantauan titik panas (hotspot), dan percepatan rekayasa cuaca di daerah rawan.

“Presiden Prabowo Subianto begitu concern dan memberikan direktif yang taktis kepada seluruh jajaran agar semuanya siap, termasuk pemerintah daerah,” ujar Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Selasa, (28/7/2026).

Dominasi PM2.5 Melonjak, Kualitas Udara Pontianak Resmi Masuk Zona ‘Tidak Sehat’
Baca Juga

Dominasi PM2.5 Melonjak, Kualitas Udara Pontianak Resmi Masuk Zona ‘Tidak Sehat’

Pemerintah pusat menekankan kelangsungan pasokan air bersih dan jaringan irigasi pertanian sebagai tolok ukur kesiapsiagaan di tingkat daerah.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita memastikan ketersediaan air bersih ini bisa tetap terjamin. Misalnya, memastikan bendungan dan waduk kita memiliki debit air yang cukup untuk suplai air bersih, suplai air baku bagi masyarakat, dan juga untuk mendukung irigasi,” tambah Agus Harimurti Yudhoyono.

(Dok. Polres Kubu Raya)

Pemerintah daerah mengonfirmasi percepatan administrasi permohonan bantuan armada udara guna menjangkau lokasi kebakaran yang sulit diakses melalui jalur darat.

“Kita akan segera mungkin meminta kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk segera mengirimkan pesawat untuk modifikasi cuaca,” kata Gubernur Kalbar Ria Norsan.

Polusi PM2.5 Mendominasi Sore Hari, Kualitas Udara Pontianak dan Kubu Raya Mendekati Level Tidak Sehat
Baca Juga

Polusi PM2.5 Mendominasi Sore Hari, Kualitas Udara Pontianak dan Kubu Raya Mendekati Level Tidak Sehat

Strategi pencegahan di ekosistem gambut mengutamakan pendinginan dan pembasahan dini sebelum munculnya titik api bawah tanah (smoldering).

“Jangan menunggu terjadi kebakaran baru bertindak, kita harus langsung melakukan tindakan pendinginan untuk mengantisipasi potensi timbulnya api,” tegas Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat.

Penyiapan tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) disiagakan guna mengamankan kualitas udara di kawasan objek vital publik.

“Penanganan karhutla oleh Satgas Terpadu ini agar bandara, pelabuhan, dunia pendidikan, dan kesehatan tidak ikut terdampak akibat karhutla. Kondisi inilah yang sangat kita utamakan dan hindari,” jelas Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar Daniel.

(Tony)