Min, 16/08/26 · 19.06.40
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Semarak HUT RI, 50 Anak Bersaing dalam Lomba Adzan di Tanjung Hilir

Memei
Memei
Minggu, 16 Agustus 2026 · 16:461 menit baca
Semarak HUT RI, 50 Anak Bersaing dalam Lomba Adzan di Tanjung Hilir
Sebanyak 50 anak di Kelurahan Tanjung Hilir bersaing dalam Lomba Adzan Anak-Anak untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pontianak Timur. (Dok. Prokopim Pontianak)

Sebanyak 50 anak dari berbagai rukun tetangga di wilayah Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, bersaing dalam Lomba Adzan Anak-Anak guna menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu, (15/8/2026).

Ajang bernuansa keagamaan tersebut digagas berkat inisiatif pengurus RT 04 RW 08 yang kemudian diperluas melalui kolaborasi lintas ketua RT serta tokoh pemuda setempat sebagai wadah penempaan keberanian mental dan kepercayaan diri anak-anak.

Inisiatif swadaya masyarakat dalam menyediakan kegiatan positif bagi generasi penerus diapresiasi oleh Lurah Tanjung Hilir, Nur Santriana Rahayu.

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Pontianak Awasi Pemasangan Bendera di Dua Kecamatan
Baca Juga

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Pontianak Awasi Pemasangan Bendera di Dua Kecamatan

“Ini menunjukkan bahwa banyak hal positif bisa lahir dari masyarakat ketika kita mau berkolaborasi. Dari inisiatif di tingkat RT kemudian berkembang menjadi kegiatan bersama yang melibatkan masyarakat Kelurahan Tanjung Hilir,” ujarnya.

Dorongan moral agar peserta cilik mengedepankan proses belajar ketimbang hasil akhir turut ditekankan demi pembentukan karakter mental yang tangguh. Pesan agar anak-anak berani menampilkan potensi terbaik disampaikan melalui penjelasannya.

“Bagi anak-anak, jangan takut kalah. Yang paling penting adalah berani tampil, berani belajar dan terus mengembangkan diri. Dari kegiatan sederhana seperti ini, kita berharap tumbuh generasi Tanjung Hilir yang berakhlak, percaya diri dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Perhelatan kompetisi keagamaan ini berjalan dengan dukungan para ketua RT, pengurus RW, dewan juri, tokoh masyarakat, hingga kehadiran warga dan orang tua yang memadati arena lomba guna mendampingi anak-anak unjuk kemampuan.

(Memei)