Sel, 07/07/26 · 11.21.58
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Marak Penipuan Catut Nama Pejabat, Polda Kalbar Minta Warga Verifikasi Melalui Call Center 110

Memei
Memei
Selasa, 7 Juli 2026 · 16:422 menit baca
Marak Penipuan Catut Nama Pejabat, Polda Kalbar Minta Warga Verifikasi Melalui Call Center 110
Kabid Humas Polda Kalbar Bambang Suharyono meminta warga mewaspadai penipuan bermodus mencatut nama pejabat polisi di momen pergantian pimpinan. Gunakan Call Center 110. (Dok. Polda Kalbar)

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mendeteksi adanya potensi kerawanan siber berupa gelombang aksi penipuan yang memanfaatkan momen transisi struktural di internal korps bhayangkara. Oknum tidak bertanggung jawab dilaporkan marak menghubungi masyarakat dengan mencatut identitas para pejabat utama kepolisian guna memeras materiil maupun fasilitas tertentu.

Merespons fenomena tersebut, otoritas kepolisian memperingatkan warga di seluruh kluster kabupaten/kota untuk memperketat penyaringan informasi dan tidak langsung menuruti instruksi transaksional sepihak melalui telepon atau aplikasi pesan singkat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalbar, Bambang Suharyono, membenarkan adanya indikasi pemanfaatan celah informasi dalam suksesi pergantian kepemimpinan daerah tersebut untuk melancarkan penipuan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menghubungi dan mengatasnamakan pejabat Polda Kalbar untuk meminta uang, bantuan, atau fasilitas apa pun. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut sebelum mengambil tindakan,” ujar Bambang Suharyono, Selasa (7/7/2026).

HUT Ke-80 Bhayangkara, Kapolda Kalbar Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis
Baca Juga

HUT Ke-80 Bhayangkara, Kapolda Kalbar Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis

Modus Operandi Meminta Uang dan Fasilitas
Dalam pola pergerakannya, para pelaku kejahatan siber ini umumnya menyamar sebagai utusan resmi atau bahkan menduplikasi profil pimpinan kepolisian yang baru dilantik. Mereka kemudian menyasar pengusaha lokal, instansi mitra, maupun warga sipil dengan dalih meminta dana operasional atau bantuan logistik kedinasan.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa mekanisme pergantian komando tunduk pada anggaran negara dan tidak pernah membebankan biaya apa pun kepada publik.

“Di momen pergantian kepemimpinan seperti saat ini, kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi. Jangan sampai lengah dan menjadi korban penipuan. Apabila menerima telepon atau pesan yang mencurigakan, segera konfirmasi ke kantor polisi terdekat atau hubungi Call Center 110. Kami berharap tidak ada masyarakat yang menjadi korban akibat ulah oknum yang memanfaatkan situasi ini,” tegasnya mengenai langkah pencegahan di tingkat tapak.

Pemanfaatan Akses Darurat 24 Jam
Guna memutus rantai penipuan siber ini, masyarakat diinstruksikan untuk memanfaatkan kanal aduan digital yang telah terintegrasi secara nasional. Warga tidak perlu merespons kepanikan yang sengaja dibangun oleh sindikat penipu.

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kabid Humas Polda Kalbar Tekankan Disiplin Personel
Baca Juga

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kabid Humas Polda Kalbar Tekankan Disiplin Personel

Polda Kalbar juga meminta masyarakat untuk aktif menyaring sirkulasi informasi di media sosial dengan tidak meneruskan pesan-pesan sepihak yang keabsahannya masih meragukan. Laporan cepat dari warga dinilai menjadi instrumen krusial bagi unit reserse kriminal khusus untuk melacak keberadaan nomor dan rekening bank yang digunakan oleh pelaku.

(Memei)