Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat menghadirkan layanan Klinik Simantap guna membantu seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menyusun peta kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara terukur dan presisi, Selasa, (18/8/2026).
Layanan bernama Konsultasi dan Asistensi Informasi Manajemen ASN Bidang Perencanaan Kebutuhan (Simantap) tersebut dirancang untuk membedah analisis jabatan (anjab) serta analisis beban kerja (ABK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar.
Latar belakang pembentukan unit konsultasi yang telah beroperasi selama dua tahun tersebut dipaparkan oleh Kepala Biro Organisasi Setda Kalbar, Dini Eka Wahyuni.
“Klinik Simantap diinisiasi oleh Dina Meutia Sari, selaku Pejabat Fungsional Madya Analis Sumber Daya Manusia Aparatur di Biro Organisasi Setda Kalbar, dengan tujuan membantu perangkat daerah dalam melakukan pemetaan kebutuhan pegawai, terutama yang berkaitan dengan analisis jabatan dan analisis beban kerja,” ujarnya.
