Rab, 29/07/26 · 12.24.19
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Urai Antrean SPBU, Pertamina Gelontorkan 176 KL BBM Ekstra di Pontianak dan Kubu Raya

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 29 Juli 2026 · 17:551 menit baca
Urai Antrean SPBU, Pertamina Gelontorkan 176 KL BBM Ekstra di Pontianak dan Kubu Raya
Warga mengantre mengisi bahan bakar di salah satu SPBU wilayah Pontianak pada malam hari setelah Pertamina memperpanjang jam operasional hingga tengah malam, Selasa (28/7/2026). (Dok. Pertamina)

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menggelontorkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) ekstra sebanyak 176 kiloliter serta menginstruksikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) beroperasi hingga tengah malam guna mengurai antrean panjang kendaraan di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Selasa (28/7/2026).

Langkah intervensi tersebut dieksekusi secara bertahap sejak Senin (27/7/2026) malam. Penyaluran BBM tambahan ini diprioritaskan pada titik-titik SPBU yang mengalami lonjakan permintaan serta penumpukan kendaraan cukup parah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan Edi Mangun menjelaskan, pihaknya bergerak cepat melakukan langkah mitigasi di lapangan untuk meredam kepanikan warga sekaligus mempercepat penguraian antrean.

Antrean SPBU Mengular, Pemkot Pontianak Desak Pertamina Pulihkan Distribusi BBM
Baca Juga

Antrean SPBU Mengular, Pemkot Pontianak Desak Pertamina Pulihkan Distribusi BBM

“Pertamina bergerak cepat melakukan berbagai langkah mitigasi dengan menambah pasokan dan memperpanjang jam operasional sejumlah SPBU. Sebanyak 176 kiloliter BBM disalurkan dengan prioritas pada titik-titik yang mengalami peningkatan peningkatan permintaan,” tegas Edi.

Guna mengantisipasi potensi gesekan serta menjaga ketertiban di area SPBU, Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat kepolisian. Personel kepolisian dikerahkan di sejumlah lokasi untuk mengamankan proses penyaluran serta mencegah praktik penimbunan BBM.

Pertamina memastikan ketersediaan pasokan BBM untuk wilayah Kalimantan Barat dalam kondisi aman dan tidak mengalami kelangkaan. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

“Kami memastikan stok BBM dalam kondisi aman dan terus memantau perkembangan di lapangan secara langsung. Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli sesuai kebutuhan agar pelayanan dapat berlangsung lebih tertib dan merata,” imbuhnya.

Hingga Selasa siang, pemantauan terhadap rantai distribusi BBM di wilayah Pontianak dan Kubu Raya terus berjalan di bawah pengawalan petugas. Masyarakat yang menemukan kendala, indikasi penyelewengan, maupun masalah penyaluran BBM di lapangan dapat melapor melalui layanan kontak resmi Pertamina di nomor 135.

(Hendrawan)