Pemerintah Kota Pontianak mendesak PT Pertamina Patra Niaga untuk segera menormalkan pasokan bahan bakar minyak menyusul munculnya antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Pontianak.
Kepanikan warga dan kemacetan lalu lintas akibat antrean pengisian BBM dinilai telah mengganggu aktivitas mobilitas masyarakat serta mengancam kelancaran roda perekonomian daerah.
Kendala keterlambatan pengiriman sebelumnya diklaim Pertamina akibat kapal tanker pengangkut BBM terhambat pasang surut air Sungai Kapuas.
“Saya meminta Pertamina bergerak cepat agar distribusi BBM kembali normal. Masyarakat tidak boleh terus menunggu dalam antrean panjang hanya untuk mendapatkan bahan bakar,” tegas Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Senin, (27/7/2026).
