Kam, 30/07/26 · 07.40.45
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Ingatkan Pejabat Pengawas, Amirullah Tekankan Etika dan Integritas Fondasi Utama ASN

Roska Putra
Roska Putra
Kamis, 30 Juli 2026 · 12:171 menit baca
Ingatkan Pejabat Pengawas, Amirullah Tekankan Etika dan Integritas Fondasi Utama ASN
Sekda Kota Pontianak Amirullah menyampaikan pemaparan materi etika dan integritas kepemimpinan Pancasila. (Dok. HO/NusantaraPost)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Amirullah menekankan bahwa etika dan integritas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat pengawas, dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, Rabu (29/7/2026).

Penekanan tersebut disampaikannya saat memberikan materi bertajuk “Etika dan Integritas Kepemimpinan Pancasila” pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Pemerintah Kota Pontianak Tahun 2026 di Ruang Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota.

Amirullah menjelaskan, etika merupakan cerminan adab dan perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun di tempat kerja. Menurutnya, penerapan etika dapat dimulai dari hal-hal sederhana.

Kirim 113 Personel ke Kayong Utara, Pontianak Targetkan Juara Umum MTQ Kalbar
Baca Juga

Kirim 113 Personel ke Kayong Utara, Pontianak Targetkan Juara Umum MTQ Kalbar

“Etika itu berkaitan dengan perilaku. Hal-hal sederhana seperti mengetuk pintu sebelum masuk ke ruangan, menyapa rekan kerja, atau menghormati pimpinan merupakan bentuk etika yang harus dibiasakan,” ungkapnya.

Selain etika, Amirullah menekankan pentingnya integritas sebagai keselarasan antara perkataan dan perbuatan. Seorang ASN dituntut mampu menjaga kepercayaan publik melalui sikap yang konsisten dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Integritas adalah kesesuaian antara apa yang kita ucapkan dengan apa yang kita lakukan. Kalau perkataan berbeda dengan tindakan, maka integritas seseorang akan dipertanyakan,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Sekda juga mengajak peserta memberikan contoh nyata penerapan integritas di lingkungan kerja, seperti disiplin hadir tepat waktu serta tidak menggunakan anggaran maupun fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi.

“Nilai-nilai tersebut harus menjadi budaya kerja seluruh ASN agar mampu mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas dan dipercaya masyarakat,” ucapnya.

MenPAN-RB Rini Widyantini Terima Audiensi Forsesda KalbarBahas Digitalisasi Layanan
Baca Juga

MenPAN-RB Rini Widyantini Terima Audiensi Forsesda KalbarBahas Digitalisasi Layanan

Mengakhiri pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kepemimpinan ASN tidak hanya berbicara mengenai sosok pemimpin, melainkan mencakup seluruh proses memimpin yang harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa.

“Nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dengan etika yang baik dan integritas yang kuat, aparatur akan mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

(roska)