Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Selatan

Pemerintah Pusat Salurkan Rp10 Miliar per Kabupaten/Kota di Kalsel untuk Penanganan Karhutla

Roska Putra
Roska Putra
Rabu, 28 Oktober 2026 · 12:032 menit baca
Pemerintah Pusat Salurkan Rp10 Miliar per Kabupaten/Kota di Kalsel untuk Penanganan Karhutla
Pemerintah pusat kucurkan Rp10 miliar per daerah di Kalsel untuk penanganan karhutla. Operasional Bandara Syamsudin Noor dipastikan tetap berjalan normal. (Dok. Arief)

Pemerintah Pusat menyalurkan dana bantuan sebesar Rp10 miliar untuk setiap kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan guna menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pengucuran anggaran operasional serta rencana pembahasan tindak lanjut bersama jajaran legislatif daerah disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan, Supian.

“Saat ini pun kami sangat bangga masalah khususnya bagi Pak Presiden yang telah mengucurkan dana sekian besar untuk menangani masalah karhutla yang terutama dulu. Ada kabupaten/kota hampir rata-rata Rp10 M, begitu juga ada provinsi juga ada bervariasi ada sampai 30. Alhamdulillah sudah teratasi,” kata Supian, Rabu, (28/10/2026).

Langkah koordinasi lanjutan bersama 13 pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Kalimantan Selatan ditegaskan lebih lanjut olehnya.

Pemprov Kalsel Keluhkan Dana TKD dan DBH Senilai Rp3 Triliun Masih Tertahan di Pusat
Baca Juga

Pemprov Kalsel Keluhkan Dana TKD dan DBH Senilai Rp3 Triliun Masih Tertahan di Pusat

“Insya Allah nanti kami adakan RDP dengan 13 kabupaten/kota,” ucap Supian.

Di sisi lain, kelancaran operasional fasilitas transportasi publik serta efektivitas posko darurat disinggung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Ariadi Noor.

“Memang bukti nyata yang ada di kita adalah bandara kita, Bandara Syamsudin Noor sampai hari ini tetap beroperasi ya. Jadi semua direct flight dari Jakarta menuju Kalimantan justru melalui Syamsudin Noor,” ujar Ariadi Noor.

Pendirian posko taktis pada sejumlah titik strategis guna mengamankan arus logistik menuju kawasan tetangga dipaparkan lebih lanjut oleh pihak Pemprov Kalsel.

Dampak Karhutla di Kalsel, Warga Sebut Suasana Mirip Film Silent Hill
Baca Juga

Dampak Karhutla di Kalsel, Warga Sebut Suasana Mirip Film Silent Hill

“Pak Gubernur dan Forkopimda ya, Pak Danrem, Pak Kapolda, dan Kejaksaan itu bikin posko di tiga tempat di dekat bandara. Karena yang kami beliau menganggap bahwa instalasi ini adalah sangat strategis untuk memperlancar arus orang dan barang ke Kalimantan Selatan maupun ke daerah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur,” tuturnya.

Mitigasi risiko cuaca ekstrem terkait peralihan fenomena El Nino menuju La Nina turut diuraikan sebelum menutup keterangannya.

“Kami berharap ke depan tidak ada lagi karhutla yang menyengsarakan dan upaya-upaya untuk antisipasi kita lakukan dari sekarang. Karena El Nino ekstrem mudah-mudahan tidak berimbas kepada La Nina ekstrem ya, musim hujan yang membahayakan terjadinya banjir dan longsor. Itu prinsipnya kami di daerah melaksanakan,” kata Ariadi Noor.

Pengalokasian dana darurat tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan pencegahan dini karhutla sekaligus menjaga ketahanan ekonomi kawasan dari ancaman bencana iklim.

(Roska)