Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nusantara

Pemkot Pontianak Salurkan 1.220 Kg Beras Cadangan Pangan di Sungai Jawi Luar

Hendrawan
Hendrawan
Selasa, 27 Oktober 2026 · 19:432 menit baca
Pemkot Pontianak Salurkan 1.220 Kg Beras Cadangan Pangan di Sungai Jawi Luar
Pemkot Pontianak mendistribusikan 1.220 kg beras cadangan pangan bagi warga Sungai Jawi Luar yang belum terdaftar penerima PKH dan BPNT. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan bantuan sebanyak 1.220 kilogram beras cadangan pangan daerah kepada warga di Kelurahan Sungai Jawi Luar, Selasa, (27/10/2026). Penyaluran bantuan yang bersumber dari alokasi APBD Kota Pontianak sejak 2025 tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang belum terakomodasi dalam program bantuan sosial pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Penyerahan bantuan secara simbolis serta peruntukan program bagi warga non-penerima bansos reguler dipaparkan oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, saat menyerahkan bantuan di Aula Kantor Lurah Sungai Jawi Luar.

“Ini merupakan penyerahan secara simbolis bantuan beras cadangan pangan. Mudah-mudahan memberikan manfaat kepada penerima, terutama mereka yang selama ini belum menerima bantuan PKH, BPNT maupun bantuan lainnya,” ujar Bahasan.

Langkah intervensi pangan tersebut menjadi instrumen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan biaya angkut bahan pokok akibat dinamika pasokan bahan bakar. Pemantauan pergerakan harga kebutuhan pokok terus dilakukan secara intensif oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak.

Pemkot Pontianak Siapkan 80 Calon Kepala Sekolah Melalui Pelatihan
Baca Juga

Pemkot Pontianak Siapkan 80 Calon Kepala Sekolah Melalui Pelatihan

Skema bantuan jangka pendek guna memenuhi kebutuhan dasar warga rentan dijelaskan lebih lanjut oleh Bahasan.

“Bagi warga yang memang membutuhkan uluran tangan, kita ingin tetap hadir. Memang bantuan ini sifatnya jangka pendek, tetapi paling tidak dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka,” katanya.

Pentingnya sinkronisasi data penerima bantuan sosial antara BPS dengan pemerintah daerah ditekankan untuk memastikan ketepatan sasaran perlindungan sosial.

Pemkot Pontianak Serahkan Bantuan Alat Bantu bagi Warga Membutuhkan
Baca Juga

Pemkot Pontianak Serahkan Bantuan Alat Bantu bagi Warga Membutuhkan

“Data memang bukan segala-galanya, tetapi dengan data kita bisa berbuat banyak. Jangan sampai data pusat berbeda dengan kondisi yang kita temukan di daerah,” katanya.

Komitmen Pemkot Pontianak bersama Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, untuk meminimalisasi warga terluput dari perlindungan dasar ditegaskan secara rinci.

“Kita tidak ingin ada warga Pontianak yang sampai tidak makan berhari-hari karena ketidakmampuannya atau ada masyarakat yang sakit dan terlantar tanpa penanganan,” tegas Bahasan.

Instruksi penjangkauan lapangan melalui pola jemput bola bersama jajaran kelurahan, RT, dan RW disampaikan olehnya.

“Lurah punya jaringan RT dan RW. Tolong terus berkoordinasi agar kondisi masyarakat terpantau, sehingga pemerintah bisa segera action terhadap warga yang memang membutuhkan,” pesan Bahasan.

Prinsip transparansi serta ketepatan penyaluran bantuan disuarakan oleh Bahasan sebelum menutup keterangannya.

Otorita IKN Siapkan Data Pembangunan Ibu Kota Baru untuk Dipromosikan ke PBB
Baca Juga

Otorita IKN Siapkan Data Pembangunan Ibu Kota Baru untuk Dipromosikan ke PBB

“Yang paling penting bantuan tepat sasaran dan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” pungkas Bahasan.

(Hendrawan)