Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Timur

Karhutla di Balikpapan Menurun, BPBD Catat 138 Kejadian dan 98,2 Hektare Lahan Terbakar

Memei
Memei
Rabu, 4 November 2026 · 08:451 menit baca
Karhutla di Balikpapan Menurun, BPBD Catat 138 Kejadian dan 98,2 Hektare Lahan Terbakar
Ilustrasi – BPBD Balikpapan mencatat kejadian karhutla mulai menurun, dengan total 138 kejadian dan luas lahan terbakar sekitar 98,2 hektare, Selasa (3/11/2026). (Dok. Relawan Karhutla)

Kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Balikpapan menunjukkan tren penurunan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, menyebut jumlah kejadian terus menurun dibanding periode sebelumnya. Usman menjelaskan perbandingan jumlah kejadian harian saat ini dengan sebelumnya.

“Sudah bisa dibilang mulai menurun. Karhutla yang biasanya sehari terjadi tiga atau empat kali kejadian, kini hanya satu atau dua kali kejadian,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).

Luas area yang terbakar akibat karhutla tercatat sekitar 98,2 hektare. Sebanyak 138 kejadian tersebar di sejumlah wilayah. Usman merinci data tersebut.

“Saat ini perkiraan luas lahan yang terbakar kurang lebih 98,2 hektare dengan 138 kejadian,” kata Usman.

Polres Kobar Naikkan Dua Kasus Karhutla ke Penyidikan, 15 Perkara Masih Diselidiki
Baca Juga

Polres Kobar Naikkan Dua Kasus Karhutla ke Penyidikan, 15 Perkara Masih Diselidiki

Kecamatan Balikpapan Timur menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni 55 kejadian. Balikpapan Selatan berada di urutan kedua. BPBD juga mencatat 29 kejadian di Balikpapan Utara, 11 kejadian di Balikpapan Tengah, 9 kejadian di Balikpapan Barat, dan satu kejadian di Balikpapan Kota. Rincian wilayah itu kembali disampaikan Usman.

“Balikpapan Timur masih tercatat sebagai wilayah kejadian terbanyak, ada 55 kejadian. Kemudian disusul Balikpapan Selatan ada 31 kejadian. Total ada 138 kejadian,” ulasnya.

Dalam penanganan kebakaran, BPBD mendapat dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Bantuan itu mencakup kebutuhan logistik hingga konsumsi petugas di lapangan. Usman menyampaikan dukungan tersebut dalam keterangannya.

“Alhamdulillah dengan pertimbangan tersebut kebutuhan kita dipenuhi. Misalnya kebutuhan konsumsi petugas di lapangan itu dibantu,” pungkasnya.

(Memei)