Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan, Saddam Husein, menyarankan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara waktu. Langkah ini dinilai perlu diambil guna melakukan evaluasi menyeluruh serta memastikan tata kelola penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.
Menurut Saddam, evaluasi berskala besar mendesak dilakukan oleh pemerintah pusat, terlebih setelah munculnya kasus dugaan tindak pidana korupsi pada beberapa waktu lalu. Kondisi ini harus menjadi perhatian serius demi menjaga pemenuhan tujuan program dan memitigasi potensi penyimpangan di masa mendatang.
“Kalau bisa dihentikan sementara waktu hingga pemerintah pusat melakukan evaluasi besar-besaran,” ujar Saddam Husein, Minggu (21/6/2026).
Dukungan Terhadap Gerakan Pengawasan Anggaran
Saddam juga memberikan apresiasi terhadap aksi demonstrasi kelompok mahasiswa di Bundaran HI, Jakarta, yang menyuarakan tuntutan serupa mengenai peninjauan ulang efektivitas serta penguatan instrumen pengawasan dana program keagamaan dan pemenuhan gizi nasional tersebut.
