Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Logistik

Gunakan Motor Tangki Modifikasi, Penyelundupan 4,5 Ton BBM Bersubsidi ke Hulu Kalbar Digagalkan

Hendrawan
Hendrawan
Selasa, 3 November 2026 · 17:021 menit baca
Gunakan Motor Tangki Modifikasi, Penyelundupan 4,5 Ton BBM Bersubsidi ke Hulu Kalbar Digagalkan
Suasana konferensi pers penungkapan kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi di Mapolres Kubu Raya yang dihadiri aparat kepolisian dan kejaksaan. (Dok. Nusantara Post/Hendrawan)

Satuan Reserse Kriminal Polres Kubu Raya menggagalkan dugaan penyelundupan 4,5 ton bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di kawasan Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. BBM bersubsidi tersebut disita saat hendak diangkut dan dijual secara ilegal menuju wilayah hulu Kalimantan Barat.

Dalam operasi penindakan yang bermula dari laporan masyarakat tersebut, polisi mengamankan dua orang terduga pelaku. Petugas turut menyita barang bukti berupa satu unit mobil serta tiga unit sepeda motor dengan tangki yang telah dimodifikasi untuk mendukung pengangkutan BBM secara ilegal.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polres Kubu Raya bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan kendaraan beserta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, AKP Ambril, saat diwawancarai dalam konferensi pers di Mapolres Kubu Raya, Selasa (3/11/2026).

AKP Ambril menegaskan, kepolisian terus mengintensifkan penindakan terhadap segala bentuk praktik penyimpangan distribusi BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat luas. Saat ini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Kubu Raya untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut guna membongkar jaringan sindikat serta rantai pasok hingga ke tujuan akhir.

Pertamina: Kredibilitas Jadi Pertimbangan Utama Pilih Mitra Media
Baca Juga

Pertamina: Kredibilitas Jadi Pertimbangan Utama Pilih Mitra Media

Di sisi lain, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Irsan, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas kepolisian. Pihaknya menegaskan komitmen untuk menjaga penyaluran energi tepat sasaran melalui pengawasan rutin di lapangan.

“Kami ada tim yang selalu melakukan pengawasan di lapangan agar tepat sasaran. Kami akan terus melakukan pengawasan di seluruh SPBU,” jelas Irsan.

Irsan juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap kejanggalan atau indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi di lapangan melalui saluran resmi.

“Bilamana ditemukan kejanggalan atau ketidaksesuaian di lapangan, bisa langsung menghubungi call center kami di 135, karena laporan itu bisa langsung masuk kepada tim kami,” pungkasnya.

(Hendrawan)