Sel, 11/08/26 · 05.28.48
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

Abdul Muhari Resmi dilantik Jadi Deputi Bidang Pencegahan BNPB

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Selasa, 11 Agustus 2026 · 10:521 menit baca
Abdul Muhari Resmi dilantik Jadi Deputi Bidang Pencegahan BNPB
Kepala BNPB Suharyanto melantik Abdul Muhari sebagai Deputi Bidang Pencegahan BNPB. Pria kelahiran 1979 tersebut tercatat sebagai deputi termuda. (Dok. BNPB)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto secara resmi melantik Abdul Muhari sebagai Deputi Bidang Pencegahan BNPB di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin, (10/8/2026).

Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/TPA Tahun 2026 tanggal 24 Juli 2026 guna memperkuat arah kebijakan mitigasi dan pengurangan risiko bencana secara nasional.

Pria kelahiran Bukittinggi, 3 Januari 1979, tersebut mencatatkan rekor sebagai salah satu pejabat deputi termuda sepanjang sejarah berdirinya kelembagaan BNPB sejak 2008.

Sumpah jabatan diucapkan secara langsung oleh Abdul Muhari saat prosesi pelantikan di hadapan jimpinan BNPB dan para undangan.

Ancaman Karhutla dan Kekeringan Meluas di Indonesia
Baca Juga

Ancaman Karhutla dan Kekeringan Meluas di Indonesia

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab; bahwa saya akan menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela,” kata Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari, Senin, (10/8/2026).

Latar belakang akademis doktor lulusan Tohoku University, Jepang, tersebut ditopang kepakaran di bidang oseanografi, teknik sipil, serta mitigasi berbasis ekologi pesisir dan tsunami.

Gagasan riset mengenai efektivitas ekosistem mangrove sebagai peredam alami dampak bencana tsunami membawa Abdul Muhari bergabung ke BNPB semasa kepemimpinan almarhum Doni Monardo.

Rekam jejak kinerjanya diisi dengan penguatan program literasi evakuasi mandiri bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Kepulauan Aru dan pemulihan trauma warga pascagempa Ambon pada 2019.

Kemarau Agustus: Karhutla Kepung Bromo hingga Rinjani, Salatiga Dilanda Krisis Air
Baca Juga

Kemarau Agustus: Karhutla Kepung Bromo hingga Rinjani, Salatiga Dilanda Krisis Air

Edukasi penanganan risiko bencana turut diperkenalkan lewat tiga pendekatan respons publik, yakni self help, mutual help, dan official help.

Sebelum dipercaya menduduki jabatan deputi, Abdul Muhari mengemban tugas sebagai Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB yang aktif dalam validasi data serta hubungan media.

Sektor Kedeputian Bidang Pencegahan kini bakal memperkuat sinergi lima unsur (pentahelix) yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, serta media massa.

Fokus penanggulangan bencana diakselerasi menuju penguatan paradigma pencegahan dini ketimbang sekadar merespons saat tanggap darurat pascabencana terjadi.

(Rudi)