Min, 16/08/26 · 19.44.43
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

Ribuan Paket Sembako Bantuan Presiden Tiba di NTT Menggunakan Hercules

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Minggu, 16 Agustus 2026 · 12:521 menit baca
Ribuan Paket Sembako Bantuan Presiden Tiba di NTT Menggunakan Hercules
Sebanyak 4.925 paket sembako bantuan Presiden Prabowo tiba di Maumere dan Labuan Bajo via pesawat Hercules untuk korban bencana di NTT. (Dok. BNPB)

Bantuan logistik paket sembako dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu, (16/8/2026). Pengiriman logistik ini diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana gempa di sejumlah wilayah NTT.

Sebanyak 1.725 paket sembako diterbangkan menggunakan pesawat militer Hercules menuju Maumere. Rincian alokasi bantuan tersebut akan didistribusikan ke dua wilayah terdampak, yakni 1.000 paket untuk Kabupaten Sikka dan 725 paket untuk Kabupaten Ende.

Pengiriman melalui jembatan udara militer ini diterapkan sebagai strategi percepatan distribusi logistik darurat ke kawasan terdampak yang memerlukan pasokan bantuan secara terkoordinasi.

Pascagempa M 7,7 Flores, BNPB Instruksikan Delapan Langkah Tanggap Darurat
Baca Juga

Pascagempa M 7,7 Flores, BNPB Instruksikan Delapan Langkah Tanggap Darurat

Selain pendaratan di Maumere, pesawat kargo militer Hercules A-1343 dan A-1318 juga mendaratkan 3.200 paket sembako di Labuan Bajo pada Sabtu, (15/8/2026). Bantuan tersebut disalurkan untuk menjangkau lima kabupaten, meliputi Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, hingga Nagekeo, sehingga total kiriman awal mencapai 4.925 paket.

Tahap awal penyaluran ini merupakan bagian dari total komitmen 50.000 paket sembako yang disiapkan pemerintah pusat. Sebanyak 45.075 paket sisanya akan diterbangkan secara bertahap menyesuaikan perkembangan hasil asesmen serta kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah terus mematangkan koordinasi di pos komando guna memastikan rantai pasok bantuan pangan menjangkau titik-titik pengungsian secara tepat sasaran pada fase awal tanggap darurat.

(Rudi)