Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nasional

Sikapi Ancaman MSCI, Sufmi Dasco Tegaskan Indonesia Siap Tentukan Rating Bursa Sendiri

Ajau Suwandi
Ajau Suwandi
Minggu, 25 Oktober 2026 · 17:471 menit baca
Sikapi Ancaman MSCI, Sufmi Dasco Tegaskan Indonesia Siap Tentukan Rating Bursa Sendiri
Jajaran pejabat pemerintah dan otoritas pasar modal berdiri di depan podium konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Konferensi pers ini digelar untuk memberikan penjelasan resmi serta langkah responsif pemerintah terkait dinamika pasar saham domestik dan wacana dari MSCI. Foto: Sufmi Dasco/Fb)

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Sufmi Dasco Ahmad mengisyaratkan bahwa Indonesia tidak gentar menghadapi ancaman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berencana mereklasifikasi status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Dasco meyakini Indonesia memiliki kapasitas untuk menentukan arah serta penilaian pasar modalnya sendiri secara mandiri melalui kebersamaan dan nasionalisme.

“Di Bursa kita, bersama akan kita buat dan tentukan rating kita sendiri,” kata Dasco dikutip dari akun Instagram pribadinya, Minggu (25/10/2026).

Ketua Harian Partai Gerindra ini menegaskan pentingnya seluruh pemangku kepentingan untuk tetap bersatu dan berjuang demi membawa Indonesia menjadi bangsa yang unggul di tengah gejolak pasar.

Soal Skema Gaji PNS Lewat Koperasi Desa, DPR Minta Dibatalkan dan KemenPANRB Buka Suara
Baca Juga

Soal Skema Gaji PNS Lewat Koperasi Desa, DPR Minta Dibatalkan dan KemenPANRB Buka Suara

“Kita bersatu, bergerak dan berjuang. Menuju Bangsa Pemenang,” ujar Dasco.

Sebelumnya, pengumuman MSCI pada Jumat (16/10/2026) memicu perhatian pasar lantaran menyoroti masalah transparansi struktur kepemilikan saham, keterbatasan data free float, serta dugaan praktik perdagangan terkoordinasi.

Konsultasi mengenai reklasifikasi ini dijadwalkan berlangsung hingga keputusan final diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

Sikap Dasco ini sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (21/10/2026), yang menegaskan bangsa Indonesia tidak akan takut maupun menyerah terhadap tekanan pihak luar.

(Ajau)