Sel, 18/08/26 · 01.06.23
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

Solusi Ketimpangan Daerah Ala Prabowo, Bagaimana Konsep Dokter Terbang?

Hendrawan
Hendrawan
Senin, 17 Agustus 2026 · 22:292 menit baca
Solusi Ketimpangan Daerah Ala Prabowo, Bagaimana Konsep Dokter Terbang?
Menilik konsep dokter terbang dan ambulans udara ala Prabowo sebagai solusi ketimpangan faskes daerah terpencil di tengah renovasi 10.000 Puskesmas. (Dok. Ist)

Mengatasi ketimpangan fasilitas kesehatan di daerah terpencil, pemerintah menyiapkan pengoperasian skema dokter terbang (flying doctors) serta penguatan armada ambulans udara, Sabtu, (15/8/2026). Gagasan menghadirkan unit medis jalur udara tersebut lahir dari tantangan bentang geografis kepulauan nusantara yang belum terjamah pemerataan infrastruktur kesehatan dasar. Latar belakang kemunculan opsi transportasi udara guna menembus pelosok dipaparkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Istana Merdeka Jakarta.

“Kenapa kemudian muncul juga ide mengenai dokter terbang? Istilah terbang itu karena dalam beberapa kali kesempatan kita berkeliling ke seluruh wilayah di Indonesia memang negara kita sangat luas ya, jangkauan fasilitasnya belum merata,” kata Prasetyo.

Kendati disiapkan untuk menjangkau titik terisolasi, operasional unit udara tersebut ditegaskan bukan fasilitas yang ditempatkan menetap di tiap desa, melainkan unit reaksi cepat untuk penanganan kasus darurat tertentu.

Batasan ketersediaan moda transportasi udara di tingkat perdesaan diuraikan lebih lanjut.

Sambut HUT ke-81 RI, Tiga Hotel Accor di Pontianak Gelar Aksi Jalan Sehat
Baca Juga

Sambut HUT ke-81 RI, Tiga Hotel Accor di Pontianak Gelar Aksi Jalan Sehat

“Tidak juga kemudian seluruh desa atau seluruh kelurahannya kemudian ada moda transportasi udaranya, kan tidak selalu seperti itu,” ujarnya.

Selain armada terbang, pemerintah menugaskan BUMN untuk merancang unit dokter gigi keliling (mobile dentist) berbasis kendaraan darat. Skema ini beriringan dengan rencana belanja kesehatan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna DPR RI, Jumat, (14/8/2026), berupa renovasi 10.000 puskesmas di 7.280 kecamatan dengan anggaran sekitar Rp4 miliar per unit mulai 2027 serta penguatan 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) hingga 2030.

Rincian alokasi pembiayaan penguatan layanan kesehatan primer tersebut disampaikan dalam pidato pengantar nota keuangan APBN.

“Mulai tahun 2027, pemerintah akan merenovasi 10.000 Puskesmas di 7.280 kecamatan di seluruh Indonesia. Setiap Puskesmas akan memperoleh anggaran perbaikan sekitar 4 miliar rupiah,” kata Prabowo.

Prabowo Tak Sebut IKN Dalam Pidato RAPBN 2027 di Senayan, OIKN Angkat Suara
Baca Juga

Prabowo Tak Sebut IKN Dalam Pidato RAPBN 2027 di Senayan, OIKN Angkat Suara

Pengadaan unit ambulans udara diarahkan pada helikopter dan pesawat perintis kecil yang diklaim mampu bermanuver serta mendarat di titik minim landasan formal. Kriteria wilayah pendaratan perintis di kawasan terpencil dirinci langsung oleh Kepala Negara.

“Kita juga akan memperkuat ambulans udara dengan helikopter dan dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai,” kata dia.

(Hendrawan)