Sel, 18/08/26 · 04.01.44
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

Tinjau Lokasi Bencana di Manggarai, BNPB Pastikan Pasokan Logistik Gempa Flores

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Selasa, 18 Agustus 2026 · 09:482 menit baca
Tinjau Lokasi Bencana di Manggarai, BNPB Pastikan Pasokan Logistik Gempa Flores
BNPB dan Menko PMK tinjau pengungsian gempa M 7,7 Flores di Reok, Manggarai. Pasokan logistik tenda, dapur umum, dan tenaga medis dipastikan tercukupi. (Dok. BNPB)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau pengungsian terpusat korban gempa bumi Magnitudo 7,7 Flores di Lapangan Pendidikan Barangkolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Senin, (17/8/2026).

Peninjauan tersebut difokuskan untuk mengevaluasi kelayakan fasilitas penampungan sementara serta menjaring kebutuhan mendesak para pengungsi.

Pembentukan unit koordinasi penanganan darurat di tingkat kabupaten didorong oleh Menko PMK Pratikno guna mempercepat distribusi bantuan ke titik-titik pengungsian yang tersebar. Urgensi pembentukan satuan tugas penanganan gempa diuraikan oleh Menteri Koordinator.

“Kami dorong agar satgas daerah segera dibentuk, karena lokasi pengungsian ada di beberapa titik. Selain itu, kami melihat masih ada kebutuhan dasar para pengungsi yang harus dipenuhi,” ujar Pratikno.

Pascagempa M 7,7 Flores, BNPB Instruksikan Delapan Langkah Tanggap Darurat
Baca Juga

Pascagempa M 7,7 Flores, BNPB Instruksikan Delapan Langkah Tanggap Darurat

BNPB memobilisasi tenda keluarga, tenda serbaguna, matras, dan peralatan penunjang melalui jalur darat dari Pos Logistik Nasional BNPB di Labuan Bajo menuju lokasi bencana di Manggarai. Peningkatan kelayakan tenda hunian sementara ditegaskan oleh Suharyanto.

“Malam ini kita pastikan tenda-tenda pengungsi yang lebih layak dapat didirikan, sehingga masyarakat memiliki tempat tinggal sementara yang lebih baik di sini,” jelas Suharyanto.

Rantai pasok bantuan darurat yang diterbangkan dari Jakarta dilaporkan telah mendarat di Bandara Komodo Labuan Bajo dan langsung digeser ke titik-titik terdampak. Pemenuhan konsumsi pangan harian dikoordinasikan bersama Kementerian Sosial melalui pendirian pos dapur umum yang dioperasikan Taruna Siaga Bencana (Tagana). Skema distribusi makanan bagi warga selama masa tanggap darurat dipaparkan oleh pihak BNPB.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kemensos. Nanti dapur umum akan menyuplai kebutuhan makanan para pengungsi sehari-hari selama di pengungsian,” kata Suharyanto.

Pascagempa M 7,7 NTT, 47 Orang Meninggal dan Ribuan Warga Mengungsi
Baca Juga

Pascagempa M 7,7 NTT, 47 Orang Meninggal dan Ribuan Warga Mengungsi

Layanan medis bagi korban gempa diperkuat melalui penambahan personel dokter, pasokan obat, serta peralatan dari Kementerian Kesehatan. Penyediaan tambahan tenaga kesehatan di posko pengungsian disampaikan lebih lanjut.

“Untuk Kemenkes, akan ditambah tenaga medis beserta obat-obatan dan peralatan penunjang medis,” imbuh Suharyanto.

Kunjungan lapangan tersebut ditutup dengan penyerahan paket bantuan logistik dasar secara langsung kepada para penyintas sebelum tim melanjutkan monitoring penanganan di wilayah terdampak lainnya.

(Rudi)