Rab, 26/08/26 · 08.00.36
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Dibangun Jokowi Dihuni Gibran, Pengamat: IKN Tepis Bayang-Bayang Proyek Mangkrak Hambalang

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Rabu, 26 Agustus 2026 · 13:452 menit baca
Dibangun Jokowi Dihuni Gibran, Pengamat: IKN Tepis Bayang-Bayang Proyek Mangkrak Hambalang
Dibangun era Jokowi dan dihuni Gibran pada 2026, pengamat sebut kehadiran Wapres di IKN kunci tepis isu megaproyek mangkrak layaknya Hambalang. (Dok. Ist)

Kepastian rencana Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, menjadi sorotan tajam di tengah keraguan publik terhadap nasib megaproyek ambisius peninggalan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rabu, (26/8/2026).

Langkah Gibran menempati ruang kerja di Nusantara dinilai bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan pembuktian politis bahwa proyek mercusuar era Jokowi tersebut benar-benar bernyawa dan tidak berakhir sia-sia usai menghabiskan ratusan triliun uang rakyat.

Kesiapan infrastruktur dan sarana kantor orang nomor dua di Indonesia itu sebelumnya telah dikonfirmasi oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

Target penempatan gedung kantor eksekutif diungkapkan secara langsung oleh Basuki Hadimuljono.

UGM Gandeng Universitas Balikpapan Perkuat Riset Iklim dan Pendidikan IKN
Baca Juga

UGM Gandeng Universitas Balikpapan Perkuat Riset Iklim dan Pendidikan IKN

“InsyaAllah tahun ini, insyaallah tahun ini karena sudah beberapa stafnya di sini,” kata Basuki.

Proses percepatan fasilitas interior di kawasan inti pemerintahan diuraikan lebih lanjut dalam penjelasannya.

“Tinggal mengisi furniture-nya, sekarang lagi sedang di-tender,” ujar Basuki.

Sorotan publik yang mengaitkan kepindahan Gibran dengan kelangsungan warisan politik Jokowi mendapat ulasan kritis dari Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno.

Puluhan Ahli Tata Kota Asia Pasifik Kunjungi IKN Bahas Desain Berkelanjutan
Baca Juga

Puluhan Ahli Tata Kota Asia Pasifik Kunjungi IKN Bahas Desain Berkelanjutan

Kehadiran fisik Gibran dinilai menjadi jawaban telak atas kontroversi dan skeptisisme yang selama ini meragukan komitmen pemerintah memanfaatkan IKN. Urgensi fungsionalisasi bangunan bernilai fantastis tersebut dianalisis dalam keterangannya.

“Ketika Pak Basuki mengatakan bahwa tahun ini ditargetkan Wakil Presiden akan berkantor, ini tentu menjadi kabar baik supaya soal desas-desus, kontroversi IKN ini hanya mangkrak tidak akan difungsikan,” kata Adi Prayitno, Rabu, (26/8/2026).

Kepastian operasional kantor wakil presiden dianggap memberikan indikator penting bagi masyarakat pembayar pajak yang mengawasi efektivitas kelanjutan proyek strategis nasional. Kepastian waktu pemanfaatan fasilitas kenegaraan ditegaskan dalam analisisnya.

“Minimal sudah mulai ada titik terang bahwa tahun ini, 2026, Wakil Presiden Republik Indonesia sudah mulai ditargetkan berkantor di kantor wakil presiden di IKN,” ucap dia.

Kekhawatiran publik mengenai potensi kegagalan megaproyek bernilai fantastis layaknya skandal proyek Hambalang masa lalu dinilai dapat ditepis dengan masuknya aktivitas kenegaraan Gibran secara nyata. Perbandingan kontras antara IKN dan proyek terbengkalai dipaparkan dalam keterangannya.

Hadapi Ancaman Kekeringan, Otorita IKN Bersama TNI AU dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
Baca Juga

Hadapi Ancaman Kekeringan, Otorita IKN Bersama TNI AU dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

“Bagi saya ini adalah kabar yang cukup positif, sekaligus bisa menepis asumsi-asumsi liar bahwa IKN itu ya akan menjadi proyek gagal seperti Hambalang misalnya,” ujarnya.

Tuntutan transparansi dan tanggung jawab atas penggunaan anggaran negara secara masif sejak masa kepemimpinan Jokowi ditegaskan sebagai penutup pandangannya.

“Terlepas dari segala kontroversinya, terlepas dari segala kritikan-kritikannya dulu ketika Pak Jokowi bikin IKN, per hari ini IKN sudah dibangun, menggunakan dana APBN yang sangat luar biasa besar, menggunakan dana dari pajak rakyat,” katanya.

(Tony)