Rab, 12/08/26 · 08.17.03
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Kemenhub Rencanakan Jalur Kereta Trans Kalimantan Terhubung ke IKN, Investor China dan Rusia Berminat

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 12 Agustus 2026 · 14:151 menit baca
Kemenhub Rencanakan Jalur Kereta Trans Kalimantan Terhubung ke IKN, Investor China dan Rusia Berminat
Kemenhub godok penyusunan trase jalur kereta api Trans Kalimantan yang akan terhubung ke IKN. China dan Rusia siap ajukan proposal investasi. (Dok. Ist)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyusun rute atau trase jaringan kereta api Trans Kalimantan yang direncanakan akan terhubung langsung ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu, (12/8/2026).

Penyusunan trase proyek infrastruktur perkeretaapian di Pulau Kalimantan tersebut diselaraskan melalui koordinasi bersama Kementerian PPN/Bappenas dan para calon investor.

Pemerintah membuka ruang investasi bagi pihak asing guna menjajaki studi kelayakan bisnis serta besaran nilai investasi yang dibutuhkan.

Investor asal China dan Rusia dilaporkan telah menyampaikan minat resmi untuk terlibat dalam penggarapan jalur rel kereta tersebut.

Dermaga Feri Bardan Rusak Parah, DPR-RI Dorong Perbaikan Gunakan Anggaran APBN
Baca Juga

Dermaga Feri Bardan Rusak Parah, DPR-RI Dorong Perbaikan Gunakan Anggaran APBN

“Ini kita sedang bahas nanti dengan Bappenas nanti kita akan duduk bersama dengan para investor. Trase-trase mana saja yang bisa kita kembangkan baiknya di Sumatra maupun di Kalimantan,” kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi usai peluncuran sistem ETLE HUB di Jakarta Pusat, Senin, (10/8/2026).

Penentuan rute dan jenis armada kereta yang akan diterapkan di kawasan IKN masih berada dalam tahap kalkulasi teknis yang mendalam.

“Nah itu harus kita lihat juga berapa panjangnya kemudian jenis keretanya yang akan digunakan, itu semuanya terkait. Kemudian trasenya juga harus dihitung secara detail ya,” lanjut Dudy.

Pemerintah memposisikan proyek perkeretaapian ini secara terbuka bagi partisipasi negara-negara mitra lainnya.

Angkatan Pertama SNT 3 IKN Mulai MPLS, Ekosistem Pendidikan Terintegrasi Resmi Bergulir
Baca Juga

Angkatan Pertama SNT 3 IKN Mulai MPLS, Ekosistem Pendidikan Terintegrasi Resmi Bergulir

“Kita terbuka karena memang kita tahu dulu Rusia sudah menyatakan minat, kemudian juga China. Kalau ada negara lain yang berminat, kami sangat dengan senang hati dan terbuka,” tegasnya.

Pemerintah saat ini masih menunggu penyerahan dokumen proposal resmi serta hasil perhitungan kelayakan bisnis (feasibility study) dari para calon investor terkait.

“Mereka pasti sedang mencoba untuk menghitung, kemudian nanti akan menyampaikan proposal ke kita,” ungkap Dudy.

(Hendrawan)