Sab, 22/08/26 · 03.10.26
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Titik Api Dekati Delineasi IKN, Otorita Bentuk Satuan Reaksi Cepat Karhutla

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Sabtu, 22 Agustus 2026 · 09:291 menit baca
Titik Api Dekati Delineasi IKN, Otorita Bentuk Satuan Reaksi Cepat Karhutla
Otorita IKN bentuk Satuan Reaksi Cepat multipihak dan siapkan operasi modifikasi cuaca usai titik api karhutla mendekati kawasan delineasi dan Tol Balsam. (Dok. Ist)

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) meningkatkan status kewaspadaan dan menyiapkan strategi pencegahan sistematis menyusul ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai mendekati kawasan delineasi IKN serta jalur Tol Balikpapan–Samarinda, Jumat, (21/8/2026).

Langkah mitigasi darurat tersebut diambil guna mengantisipasi eskalasi suhu udara panas dan dampak fenomena El Nino yang melanda wilayah Kalimantan Timur selama musim kemarau.

Pemantauan titik panas secara berkala serta penguatan koordinasi penanganan darurat bersama instansi teknis daerah dijelaskan oleh Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri.

“Pemantauan hotspot kami lakukan secara real-time dan terus-menerus. Kami juga secara intensif berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta pemadam kebakaran daerah untuk penanganan cepat di lapangan,” ujar Myrna Asnawati Safitri kepada media, Jumat, (21/8/2026).

Bangun Kantor di IKN Awal 2027, Bank BUMN Diguyur Bebas Pajak 30 Tahun
Baca Juga

Bangun Kantor di IKN Awal 2027, Bank BUMN Diguyur Bebas Pajak 30 Tahun

Sebelumnya, titik api sempat terdeteksi di vegetasi kering sekitar ruas Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) pada KM 31 serta KM 53–54 periode 16–18 Agustus 2026 sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan bersama Tim Rescue PT Jasamarga Balikpapan Samarinda.

Selain pemadaman di darat, edukasi keselamatan pembukaan dan pematangan lahan diperketat pada tiga klaster vital kawasan, yakni aparatur desa dan kelurahan, perusahaan pemegang konsesi, serta kontraktor proyek konstruksi infrastruktur IKN.

Sebagai langkah perlindungan permanen, OIKN merampungkan pembentukan Satuan Reaksi Cepat (SRC) Multipihak untuk penanganan karhutla berbasis klaster terpadu.

Pemberlakuan teknologi modifikasi cuaca guna memicu hujan buatan di atas wilayah tangkapan awan turut disiapkan melalui kolaborasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

(Tony)