Fenomena intrusi air laut kembali memengaruhi kualitas sumber air baku Perumda Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak.
Lonjakan paling signifikan tercatat di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Nipah Kuning, di mana kadar garam mencapai 954 miligram per liter (mg/l) pada pemantauan Sabtu (10/10/2026) sore pukul 15.30 WIB.
Berdasarkan data laboratorium SIMPRODIS, angka salinitas di IPA Nipah Kuning tersebut telah melampaui ambang batas normal yang ditetapkan sebesar ≤ 300 mg/l.
Lonjakan Tajam ini terjadi dalam durasi relatif singkat, dari yang sebelumnya tercatat 280 mg/l pada pukul 14.00 WIB menjadi 954 mg/l pada pukul 15.30 WIB.
