Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) Universitas Tanjungpura (Untan) mempresentasikan prototipe inovasi penerjemah suara Bahasa Dayak Serawai Ambalau dan Bahasa Indonesia bernama Norjemah Pihtar di Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat, Senin (14/9/2026).
Norjemah Pihtar dirancang sebagai perangkat penerjemah suara dua arah secara real-time berbasis kecerdasan buatan (AI).
Menariknya, alat ini mengusung konsep offline agar dapat diakses tanpa bergantung pada jaringan internet, sehingga cocok diterapkan di wilayah pedalaman yang minim akses sinyal.
Selain memperkenalkan inovasi digital ini, tim mahasiswa Untan turut menggelar User Acceptance Testing (UAT) untuk menguji tingkat penerimaan, kesesuaian, dan validasi fungsionalitas perangkat langsung di lapangan.

