Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Gubernur Kalbar Temui Mahasiswa dan Tanggapi Sejumlah Isu Pembangunan Daerah

Memei
Memei
Kamis, 29 Oktober 2026 · 10:541 menit baca
Gubernur Kalbar Temui Mahasiswa dan Tanggapi Sejumlah Isu Pembangunan Daerah
Gubernur Kalbar Ria Norsan temui demonstran mahasiswa UPB Pontianak dan jelaskan penanganan karhutla, jalan mantap, serta anggaran pendidikan APBD. (Dok. Adpim Kalbar)

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima secara langsung aspirasi massa mahasiswa Universitas Panca Bhakti Pontianak yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Rabu sore, (28/10/2026).

Penjelasan mengenai langkah konkret penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tata kelola pendidikan, perbaikan infrastruktur, hingga penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dipaparkan oleh pihak pemerintah daerah di hadapan peserta aksi.

Sinergi lintas instansi dalam penanggulangan karhutla ditegaskan oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat berdialog di lokasi.

“Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat agar kebakaran tidak kembali terjadi,” ujar Ria Norsan, Rabu, (28/10/2026).

Pemkot Pontianak Buka Ruang Diskusi dan Kolaborasi Pembangunan Bersama Orang Muda
Baca Juga

Pemkot Pontianak Buka Ruang Diskusi dan Kolaborasi Pembangunan Bersama Orang Muda

Besaran alokasi anggaran pendidikan APBD Provinsi Kalimantan Barat yang mencapai 26 persen untuk perbaikan fasilitas sekolah diuraikan lebih lanjut olehnya.

“Pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan Kalimantan Barat. Karena itu, peningkatan kualitas pembelajaran harus didukung dengan fasilitas sekolah yang layak dan sarana pendidikan yang memadai,” terangnya.

Peningkatan realisasi jalan mantap provinsi dari 45 persen menjadi 55 persen serta target pencapaian 80 persen pada tahun mendatang disinggung dalam kesempatan tersebut. Upaya koordinasi bersama Pertamina guna mengatasi hambatan distribusi BBM serta pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut dijelaskan oleh pejabat terkait. Fungsi kontrol sosial masyarakat melalui kanal dialog terbuka diakui penting untuk mengawal kebijakan publik.

Gubernur Kalbar Ajak Generasi Muda Aktif Bangun Daerah pada Peringatan Sumpah Pemuda Ke-98
Baca Juga

Gubernur Kalbar Ajak Generasi Muda Aktif Bangun Daerah pada Peringatan Sumpah Pemuda Ke-98

“Masukan dari mahasiswa merupakan bagian dari kontrol sosial yang penting bagi pemerintah. Aspirasi ini menjadi perhatian kami dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku,” ungkap Ria Norsan.

Penandatanganan berkas tuntutan mahasiswa oleh Gubernur dilakukan pada akhir dialog sebagai bentuk komitmen tindak lanjut atas poin-poin yang disampaikan.

(Memei)