Jum, 24/07/26 · 20.30.23
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Breaking News

Kepulan Api Bakar Asrama Ponpes Darunna’im Pontianak, Puluhan Damkar Dikerahkan

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 25 Juli 2026 · 00:501 menit baca
Kepulan Api Bakar Asrama Ponpes Darunna’im Pontianak, Puluhan Damkar Dikerahkan
Asrama Ponpes Darunna’im di Jalan Ampera Pontianak terbakar. Puluhan armada damkar dikerahkan melokalisasi api dalam waktu 45 menit. (Dok. Ist)

Kebakaran melanda salah satu gedung asrama di Pondok Pesantren (Ponpes) Darunna’im, Jalan Ampera, Kota Pontianak, Jumat, (24/7/2026), sekitar pukul 22.00 WIB.

Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap bagian atap bangunan asrama yang berada di area belakang kompleks pesantren. Titik api diduga pertama kali muncul dari salah satu kamar yang saat itu sedang dikosongkan karena akan direnovasi.

Anggota Damkar Karet sekaligus perwakilan Forum Komunikasi (Forkom) Damkar Swasta Kalimantan Barat, Harif Darman, menyatakan puluhan relawan pemadam kebakaran segera meluncur ke lokasi usai menerima laporan dari masyarakat.

“Mendapat laporan dari warga, kita langsung berkoordinasi dengan kawan-kawan pemadam lainnya untuk meluncur ke lokasi,” ujar Harif Darman, Jumat, (24/7/2026).

Kios di Desa Kapur Terbakar, Polres Kubu Raya Lakukan Olah TKP
Baca Juga

Kios di Desa Kapur Terbakar, Polres Kubu Raya Lakukan Olah TKP

Harif menjelaskan bahwa proses pemadaman di lapangan sempat terkendala oleh terbatasnya sumber air di sekitar area permukiman. Untuk mengatasi hal tersebut, puluhan pemadam kebakaran mengerahkan unit tangki air serta memanfaatkan pasokan air yang ada di dalam lingkungan pesantren.

“Ada puluhan pemadam, bahkan ada bantuan unit tangki dari kawan-kawan pemadam. Kalau dilihat dari lokasi memang sumber air terbatas, namun ada sumber air dari lingkungan ponpes yang juga kami manfaatkan untuk proses pemadaman,” jelasnya.

Melalui penanganan cepat dari gabungan petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dilokalisasi dalam kurun waktu sekitar 45 menit sejak kejadian. Langkah melokalisasi ini mencegah api meluas ke bangunan utama maupun fasilitas lain di sekitar gedung asrama.

Hingga proses pendinginan selesai dilakukan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti munculnya titik api di lokasi tersebut.

(Hendrawan)