Sab, 25/07/26 · 06.25.45
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Utara

Pemprov Kaltara Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Perbatasan Krayan

Memei
Memei
Sabtu, 25 Juli 2026 · 11:471 menit baca
Pemprov Kaltara Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Perbatasan Krayan
Pemprov Kaltara temui Kementerian PU dorong percepatan pembangunan Jalan Lingkar Krayan sepanjang 90 km di kawasan perbatasan Nunukan. (Dok. Ist)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mendesak percepatan penanganan infrastruktur Jalan Lingkar Krayan di Kabupaten Nunukan melalui audiens langsung bersama Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Kamis, (23/7/2026).

Langkah koordinasi tersebut diambil guna menindaklanjuti aspirasi masyarakat setempat yang disampaikan melalui Rapat Dengar Pendapat bersama DPRD Provinsi Kalimantan Utara.

Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala menyampaikan bahwa ketersediaan akses jalan di wilayah perbatasan merupakan kebutuhan dasar untuk menunjang aktivitas harian serta distribusi barang.

“Ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Dengar Pendapat bersama masyarakat di DPRD Provinsi Kaltara. Aspirasi tersebut sudah kami sampaikan dan terus kami koordinasikan hingga ke kementerian terkait,” ujar Ingkong Ala.

Minta Kemenpu Fokus Perkerasan Lahan, Pemprov Kaltara Percepat Jalan Perbatasan Krayan
Baca Juga

Minta Kemenpu Fokus Perkerasan Lahan, Pemprov Kaltara Percepat Jalan Perbatasan Krayan

Pentingnya keberadaan akses transportasi darat tersebut juga ditegaskan berkaitan langsung dengan upaya pemenuhan kebutuhan ekonomi warga setempat.

“Jalan ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu pemerintah harus hadir dan memberikan perhatian terhadap pembangunan di wilayah perbatasan,” kata Ingkong Ala.

Secara teknis, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kalimantan Utara Helmi mengusulkan penyesuaian metode pengerjaan pada ruas jalan yang ditangani melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah.

“Kami berharap penanganan jalan dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Helmi.

Sembilan Jam Terjebak Lumpur, Pemprov Kaltara Desak Perbaikan Jalan Perbatasan Kaltim
Baca Juga

Sembilan Jam Terjebak Lumpur, Pemprov Kaltara Desak Perbaikan Jalan Perbatasan Kaltim

Penggunaan perkerasan agregat dinilai mampu memperpanjang daya jangkau penanganan hingga 15—20 kilometer, meski ketentuan pusat mewajibkan standar perkerasan aspal.

Opsi penyesuaian lebar perkerasan serta penanganan titik tertentu kini tengah dikaji bersama agar pengerjaan di lapangan berjalan efektif tanpa melanggar ketentuan teknis.

Ruas Jalan Lingkar Krayan tercatat memiliki panjang sekitar 90 kilometer yang terbagi dalam dua segmen, yakni Long Bawan–Lembudud–Long Layu dan Long Layu–Binuang, dengan kondisi sebagian besar masih berupa jalan tanah.

(Memei)