Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Polda Kalbar Waspadai Modus Baru Narkoba Happy Water Lewat Jasa Pengiriman

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 16 September 2026 · 17:341 menit baca
Polda Kalbar Waspadai Modus Baru Narkoba Happy Water Lewat Jasa Pengiriman
Dirresnarkoba Polda Kalbar Kombes Pol Prasetiyo Adhi Wibowo dan Kabid Humas Kombes Pol Bambang Suharyono menunjukkan barang bukti happy water dan ganja. (Dok. Hendrawan)

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengusut masuknya narkotika jenis baru happy water serta penyusupan enam kilogram narkotika lewat kargo bandara yang terungkap dalam operasi pengungkapan kasus periode Juli hingga September 2026 di Pontianak, Rabu (16/9/2026).

Pengungkapan ini menandai pergeseran tren peredaran gelap narkoba di Kalimantan Barat yang kini memanfaatkan jasa pengiriman logistik serta peredaran narkoba cair yang kian diwaspadai.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar, Kombes Pol Prasetiyo Adhi Wibowo, mengungkapkan bahwa varian happy water mulai menyusup ke wilayah perkotaan meski frekuensinya masih terbatas.

“Happy water ini belum terlalu lama masuk Kota Pontianak, karena peredarannya masih jarang-jarang kami temukan,” kata Prasetiyo dalam konferensi pers di Kantor Ditresnarkoba Polda Kalbar.

Ditresnarkoba Polda Kalbar Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Empat Pelaku Ditangkap
Baca Juga

Ditresnarkoba Polda Kalbar Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Empat Pelaku Ditangkap

Prasetiyo tidak membeberkan detail teknis penggunaan zat terlarang yang dikemas dalam bungkus saset dan dapat dilarutkan ke dalam air tersebut guna mencegah potensi peniruan oleh masyarakat.

Selain happy water, pihak kepolisian bersama Bea Cukai juga menggagalkan pengiriman enam kilogram ganja kering di area kargo bandara.

“Ganja ini ditemukan di kargo di bandara. Tujuannya akan dikemanakan, kalau untuk yang ini kami belum bisa berbicara, tapi untuk kasus ganja yang sebelumnya seberat 700 gram lebih, itu akan dikirim ke Jawa,” ungkapnya.

Prasetiyo menambahkan bahwa pola pengiriman paket gelap via ekspedisi menjadi modus operandi favorit penjahat narkotika saat ini, sehingga pengawasan di pintu logistik udara maupun darat semakin diperketat.

Bantu Warga Terdampak Kabut Asap, Polda Kalbar Sediakan Layanan Kesehatan Gratis di Kubu Raya
Baca Juga

Bantu Warga Terdampak Kabut Asap, Polda Kalbar Sediakan Layanan Kesehatan Gratis di Kubu Raya

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, mengimbau warga agar tetap bersinergi memberikan informasi sekecil apa pun jika mendapati aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Harapan kami masyarakat tetap bersinergi dengan Polri manakala ada aktivitas-aktivitas yang mencurigakan di wilayahnya agar segera dikoordinasikan dengan kepolisian setempat,” tutur Bambang.

Bambang menegaskan bahwa penindakan terhadap modus-modus baru ini menjadi prioritas pimpinan Polda Kalbar dalam memutus rantai pasokan narkoba hingga ke tingkat akar rumput.

(Hendrawan)