Sebanyak 400 pengurus organisasi keagamaan lintas iman mengikuti program pembinaan penguatan literasi digital, toleransi, dan silaturahmi di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak guna meredam potensi polarisasi informasi di media sosial, Senin, (7/9/2026).
Pentingnya kemampuan memilah arus kabar di dunia maya agar tidak menimbulkan gesekan sosial dipaparkan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat membuka agenda tersebut.
“Media sosial ini rawan juga, tetapi kadang-kadang juga bisa menjadi ruang pencerahan. Karena itu perlu kedewasaan, wawasan, dan logika berpikir,” katanya, Senin, (7/9/2026).


