Gerai PS Store di di Kota Pontianak, Kalimantan Barat kembali menjadi sorotan setelah sejumlah konsumen mengeluhkan perangkat iPhone yang tiba-tiba kehilangan sinyal pascapembelian. Keluhan ini memunculkan kembali dugaan lama soal peredaran perangkat black market dan second internasional yang IMEI-nya tidak teregistrasi secara resmi, kali ini diperparah dengan rumitnya proses klaim garansi.
Konsumen berinisial (B) mengungkapkan pengalamannya saat melakukan retur perangkat yang rusak. Menurutnya, proses penggantian justru dibebani biaya tambahan sepihak.
“Pas pertama kali rusak atau ilang signal ya, saya memang mendapatkan unit pengganti, tetapi harus menambah uang Rp800 ribu. Padahal saya merasa dirugikan karena handphone yang dibeli sebelumnya mengalami kerusakan,” ungkap (B).
Keluhan serupa juga ramai di media sosial. Seorang warganet bernama Ichal menceritakan pengalamannya saat ponselnya tiba-tiba kehilangan sinyal, padahal ia mengaku telah dijanjikan garansi IMEI seumur hidup saat pembelian.

