Kam, 23/07/26 · 03.33.53
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Timur

Sokong Kehadiran IKN, Museum Budaya Kalimantan Bakal Diangkat Jadi Ikon Baru Kaltim

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Kamis, 23 Juli 2026 · 08:441 menit baca
Sokong Kehadiran IKN, Museum Budaya Kalimantan Bakal Diangkat Jadi Ikon Baru Kaltim
Pemprov Kaltim menyiapkan Museum Budaya Kalimantan sebagai ikon baru penopang IKN untuk melestarikan etnografi hingga gastronomi Borneo. (Dok. Ist)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan Museum Budaya Kalimantan sebagai pusat pelestarian sekaligus etalase kebudayaan Borneo guna menyokong keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN). Museum ini dirancang tidak hanya menyajikan artefak sejarah, tetapi juga memperkuat warisan budaya di tengah pesatnya pembangunan ibu kota baru.

Rencana pengembangan tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi bersama instansi terkait di Ruang Rapat Tenguyun, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Rabu, (22/7/2026). Salah satu opsi lokasi yang diuji adalah pemanfaatan terminal lama Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

Kepala Bagian Non Pelayanan Dasar Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Kaltim Mispoyo menegaskan, hadirnya IKN menuntut penguatan identitas budaya daerah. Oleh karena itu, museum ini diproyeksikan mengangkat ragam potensi Kalimantan, mulai dari etnografi suku, gastronomi kuliner khas, ekologi, biodiversitas, hingga seni dan ekspresi budaya.

Pakar Silvikultur Tropika Untan Paparkan Metode Pemulihan Tanah Kritis dan Pemilihan Vegetasi di IKN
Baca Juga

Pakar Silvikultur Tropika Untan Paparkan Metode Pemulihan Tanah Kritis dan Pemilihan Vegetasi di IKN

“Kehadiran museum diharapkan mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Kalimantan Timur sekaligus memperkuat pelestarian warisan budaya di tengah pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujar Mispoyo.

Dari sisi konsep teknis, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kaltim Fitriansyah menekankan pentingnya integrasi teknologi modern agar museum ini mampu menjadi destinasi wisata edukasi kelas dunia yang menopang IKN.

“Sebelum membangun fisik, yang paling penting adalah menentukan konsepnya. Konsep itulah yang akan menjadi roh museum. Kita bisa belajar dari berbagai museum dunia yang memadukan teknologi modern dengan kekayaan sejarah dan budaya,” kata Fitriansyah.

Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kaltim Lestari guna menyelaraskan tata kelola serta arah pengembangan kawasan. Pemprov Kaltim menargetkan Museum Budaya Kalimantan berkembang menjadi destinasi wisata edukasi modern yang memperkenalkan kekayaan nusantara kepada masyarakat nasional maupun internasional.

(Dayank Ana)