Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Sadar) menggelar aksi demonstrasi bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu, (28/10/2026). Aksi unjuk rasa tersebut ditujukan untuk menagih janji politik dan tanggung jawab konstitusional Pemerintah Prabowo–Gibran.
Konsolidasi gerakan tersebut melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi negeri, meliputi Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Gadjah Mada, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Airlangga, hingga Universitas Brawijaya.
Pernyataan sikap tertulis mengenai maksud dan dorongan gerakan mahasiswa tersebut disampaikan oleh perwakilan Komite Sadar.
“Kami akan meneruskan suara yang sama, menagih tanggung jawab negara, dan menegaskan bahwa rakyat bukan objek dalam penyelenggaraan negara,” ujar perwakilan Komite Sadar.

