Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Demokrasi

Massa GERAM Kembali Gelar Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Kalimantan Timur

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 4 November 2026 · 20:571 menit baca
Massa GERAM Kembali Gelar Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Kalimantan Timur
Ratusan mahasiswa GERAM kembali berunjuk rasa di Kantor Gubernur Kaltim menagih penanganan karhutla, kompensasi ISPA, serta penyelesaian krisis energi. (Dok. Aminah)

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Rabu, (4/11/2026).

Aksi demonstrasi tersebut dilakukan sebagai susulan atas aksi sebelumnya pada 21 Oktober 2026 guna menagih jawaban konkret dari pihak pemerintah provinsi terkait sejumlah tuntutan publik.

Selain membawa kembali tujuh tuntutan lama mengenai penetapan status bencana nasional karhutla, penindakan pembakaran lahan dan reklamasi pascatambang, serta penanganan kelangkaan BBM dan pemadaman listrik, massa turut menambah dua poin tuntutan baru.

Tuntutan tambahan tersebut mencakup desakan pemberian kompensasi bagi masyarakat terdampak infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta pencopotan Sudarno dari jabatan Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) akibat dugaan pernyataan bermuatan SARA.

Krisis BBM dan Listrik Picu Aksi Demonstrasi Warga Batu Ampar Geruduk Kantor DPRD Kubu Raya
Baca Juga

Krisis BBM dan Listrik Picu Aksi Demonstrasi Warga Batu Ampar Geruduk Kantor DPRD Kubu Raya

Alasan dibalik pelaksanaan kembali unjuk rasa tersebut dipaparkan oleh Koordinator Lapangan GERAM Wira Saguna Abyasa Harahap.

“Yang mendasari kami turun hari ini karena Pemprov Kaltim tidak memberikan jawaban-jawaban konkret dan jawaban yang kami inginkan setelah kami melaksanakan aksi pada 21 Oktober kemarin,” ujar Wira Saguna Abyasa Harahap, Rabu, (4/11/2026).

Komunikasi yang sebelumnya dijalankan bersama pihak humas pemerintah provinsi dinilai belum memberikan kepastian atas penanganan tuntutan yang diajukan. Sorotan terkait ketidakhadiran jajaran pimpinan daerah di lokasi unjuk rasa turut disampaikan oleh perwakilan massa.

“Setidaknya Gubernur atau Wakil Gubernur menemui kami. Kalau mereka tidak ada sama sekali, artinya mereka takut sama kami,” kata Wira Saguna Abyasa Harahap, Rabu, (4/11/2026).

Massa Aliansi Kalbar Revolusi Geruduk DPRD Provinsi Tuntut Tanggung Jawab Bencana Karhutla Kepada Gubernur
Baca Juga

Massa Aliansi Kalbar Revolusi Geruduk DPRD Provinsi Tuntut Tanggung Jawab Bencana Karhutla Kepada Gubernur

Massa aksi mengonfirmasi akan terus menagih respons resmi Pemprov Kaltim atas tuntutan pengelolaan lingkungan, krisis energi, dan jaminan kesehatan masyarakat.

(Hendrawan)