Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Parit Seruat, Desa Limbung dan Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, hingga kini masih terus berlangsung. Kebakaran di atas lahan gambut dalam tersebut sempat mendekati kawasan pemukiman warga serta kompleks sekolah.
Kondisi cuaca kemarau yang kering disertai angin kencang membuat bara api di lapisan tanah gambut rentan berkobar kembali meski telah disiram.
Penanganan di titik kritis diperketat dengan menurunkan tim gabungan yang melibat sektor kedaruratan, masyarakat, hingga prajurit Batalyon Komando 466 Pasukan Gerak Cepat (Yonko 466 Pasgat) TNI AU untuk memblokir perambatan api.

