Sab, 08/08/26 · 11.33.51
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Kepala BNPB Tinjau Pemadaman Karhutla Gambut di Kubu Raya

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Sabtu, 8 Agustus 2026 · 17:262 menit baca
Kepala BNPB Tinjau Pemadaman Karhutla Gambut di Kubu Raya
Kepala BNPB Suharyanto pantau pemadaman karhutla lahan gambut di Kubu Raya via udara dan siagakan armada modifikasi cuaca di Lanud Supadio. (Dok. BNPB)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melakukan patroli udara menggunakan helikopter di wilayah Kabupaten Kubu Raya guna meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat, (7/8/2026).

Pemantauan dari udara tersebut dilakukan untuk memetakan efektivitas kombinasi strategi pemadaman darat dan water bombing.

Penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Barat dinilai memiliki kompleksitas tinggi lantaran karakteristik dominan lahan berupa gambut tebal.

Karhutla Gambut di Parit Seruat Kubu Raya Mendekati Pemukiman dan Sekolah
Baca Juga

Karhutla Gambut di Parit Seruat Kubu Raya Mendekati Pemukiman dan Sekolah

“Kalo kebakaran di provinsi lain, disiram water bombing langsung padam, lahan gambut tidak. Mungkin api padam di permukaan tapi ke dalam (tanah) ada bara, sehingga muncul asap,” ungkap Suharyanto, Jumat, (7/8/2026).

Penyebaran asap pekat dari bara bawah permukaan gambut tersebut berpotensi mengganggu jarak pandang penerbangan serta menurunkan tingkat kesehatan masyarakat.

“Asap ini kalau tidak segera ditangani, berkumpul dalam jumlah banyak, akibatkan jarak pandang tertutup asap dan mempengaruhi kesehatan,” imbuhnya.

Strategi penanganan berbasis teknologi kemudian disiapkannya guna memicu intensitas curah hujan di atas kawasan rawan terbakar.

Titik Panas Marak di Kubu Raya, Polisi Perketat Pengawasan Karhutla
Baca Juga

Titik Panas Marak di Kubu Raya, Polisi Perketat Pengawasan Karhutla

Langkah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) diproyeksikan menjadi metode paling efektif dalam membasahi lapisan dalam lahan gambut secara menyeluruh.

“Yang paling efektif dan efisien adalah hujan, jadi ketika ada potensi awan hujan kita akan lakukan operasi modifikasi cuaca,” ujarnya.

Dua unit armada armada operasi modifikasi cuaca kini disiagakan di Lanud Supadio untuk merespons pertumbuhan awan hujan di atmosfer Kalbar.

Penyemaian garam udara tidak hanya difokuskan pada titik api aktif, melainkan juga menyasar kawasan lahan gambut kering yang belum terbakar sebagai upaya pencegahan dini.

“Tidak hanya di lahan yang terbakar, tapi di daerah-daerah yang tidak terbakar juga dilakukan operasi modifikasi cuaca, agar lahan gambut yang belum terbakar betul-betul basah,” tuntasnya.

Karhutla Kalbar Meluas, BNPB Tambah Helikopter Water Bombing
Baca Juga

Karhutla Kalbar Meluas, BNPB Tambah Helikopter Water Bombing

Peningkatan kesiapsiagaan seluruh elemen penanggulangan bencana tersebut menindaklanjuti instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam mengantisipasi dampak fenomena iklim El Nino.

“Secara khusus di akhir Juli lalu, Bapak Presiden menggelar rapat terbatas dihadirkan semua. Beliau pesan minta seluruhnya bersatu padu agar tantangan kebakaran hutan dan lahan karhutla bisa diatasi,” kata Suharyanto.

(Rudi)