Penyelenggaraan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai bukan sekadar kompetisi teknologi semata, melainkan menjadi ruang strategis untuk menguji kesiapan generasi muda dalam membangun kemandirian teknologi nasional.
Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Prof. Agus Rubiyanto, saat memberikan sambutan pada pembukaan KRTI 2026 di Gedung Kemenko 3, KIPP IKN, Senin, (21/9/2026).
Menurut Agus, wahana udara nirawak atau drone kini telah bertransformasi menjadi instrumen krusial yang dapat diaplikasikan dalam berbagai sektor nyata, seperti pemetaan, mitigasi bencana, pemantauan lingkungan, logistik, hingga pertanian cerdas.
“Teknologi nirawak ini bukan lagi sekadar alat atau hobi, melainkan instrumen krusial dalam berbagai sektor kehidupan bernegara,” ujar Agus.

