Min, 02/08/26 · 07.45.48
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Tingkatkan Daya Beli Warga, Pemprov Kalbar Subsidi Paket Sembako Rp125 Ribu Jadi Rp50 Ribu di Kayong Utara

Roska Putra
Roska Putra
Minggu, 2 Agustus 2026 · 12:062 menit baca
Tingkatkan Daya Beli Warga, Pemprov Kalbar Subsidi Paket Sembako Rp125 Ribu Jadi Rp50 Ribu di Kayong Utara
Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Bupati Kayong Utara Romi Wijaya berfoto bersama warga penerima paket sembako di Gerakan Pasar Murah. (Dok. HO/NusantaraPost)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Bupati Kayong Utara Romi Wijaya secara resmi membuka pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) guna menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi daerah di Pasar Rakyat Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (1/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyediakan paket sembako senilai Rp125.000 yang dapat ditebus masyarakat hanya seharga Rp50.000.

Pemotongan harga tersebut terwujud berkat alokasi subsidi Pemprov Kalbar sekitar Rp30.000-an serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank Kalbar sebesar Rp40.000.

Pemprov Kalbar Serap Aspirasi Pembangunan Desa di Kayong Utara
Baca Juga

Pemprov Kalbar Serap Aspirasi Pembangunan Desa di Kayong Utara

Tingginya antusiasme warga yang rela mengantre membuat kuota sembako yang disiapkan pemerintah bertambah. Dari alokasi awal sebanyak 1.000 paket, jumlahnya kemudian dinaikkan menjadi 1.200 paket untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Gubernur Ria Norsan mengapresiasi partisipasi aktif warga dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.

“Alhamdulillah, hari ini kita kembali melaksanakan Gerakan Pasar Murah sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka inflasi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkap Gubernur Ria Norsan.

Ria Norsan menambahkan, sinergi antara subsidi pemerintah dan dukungan pihak swasta menjadi kunci agar bantuan pangan tepat sasaran.

“Bapak dan Ibu sekalian, paket sembako yang kita jual kepada masyarakat sebenarnya memiliki nilai sekitar Rp125.000 sesuai harga pasaran. Namun, dengan adanya subsidi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sekitar Rp30.000-an serta dukungan CSR Bank Kalbar sebesar Rp40.000, maka masyarakat dapat memperoleh paket sembako tersebut hanya dengan harga Rp50.000,” jelasnya.

Istana Tetapkan Kalbar Prioritas Karhutla, Pemprov Kalbar Pacu Pengajuan Pesawat OMC ke BNPB
Baca Juga

Istana Tetapkan Kalbar Prioritas Karhutla, Pemprov Kalbar Pacu Pengajuan Pesawat OMC ke BNPB

Ia berharap agenda pasar murah yang dipadukan dengan operasi pasar dapat terus dilakukan secara berkesinambungan di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

“Kombinasi operasi pasar dan pasar murah ini diharapkan mampu menjaga kestabilan harga sekaligus membantu masyarakat menghadapi kondisi harga kebutuhan pokok,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemprov Kalbar terhadap daya beli warga di daerahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalimantan Barat yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Kayong Utara. Kegiatan seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam membantu menjaga daya beli di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian bersama,” ujar Romi Wijaya.

(roska)