Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengusut masuknya narkotika jenis baru happy water serta penyusupan enam kilogram narkotika lewat kargo bandara yang terungkap dalam operasi pengungkapan kasus periode Juli hingga September 2026 di Pontianak, Rabu (16/9/2026).
Pengungkapan ini menandai pergeseran tren peredaran gelap narkoba di Kalimantan Barat yang kini memanfaatkan jasa pengiriman logistik serta peredaran narkoba cair yang kian diwaspadai.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar, Kombes Pol Prasetiyo Adhi Wibowo, mengungkapkan bahwa varian happy water mulai menyusup ke wilayah perkotaan meski frekuensinya masih terbatas.
“Happy water ini belum terlalu lama masuk Kota Pontianak, karena peredarannya masih jarang-jarang kami temukan,” kata Prasetiyo dalam konferensi pers di Kantor Ditresnarkoba Polda Kalbar.

