Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan potensi pertumbuhan awan hujan masih menyelimuti hampir seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat hingga Selasa (22/9/2026), Kamis, (17/9/2026).
Peluang presipitasi tersebut dimanfaatkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat untuk mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta melenyapkan paparan kabut asap.
Prakiraan dinamika atmosfer dan sebaran potensi presipitasi di wilayah Kalbar dipaparkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Barat, Ridwan.
“Untuk update curah hujan dari hari ini, Rabu 16 September 2026 sampai 22 September 2026 ini diprediksi atau diperkirakan berdasarkan data BMKG menunjukkan potensi hujan hampir semua kabupaten/kota ada,” kata Ridwan.



