Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Razia Balap Liar di Melawi, Lima Motor Berknalpot Brong Disita

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 14 Agustus 2026 · 09:211 menit baca
Razia Balap Liar di Melawi, Lima Motor Berknalpot Brong Disita
Polsek Ella Hilir membubarkan aksi balap liar di Jembatan Sungai Ella, Melawi. Lima unit motor berknalpot brong disita, orang tua pelanggar dipanggil. (Dok. Polsek Ella Hilir)

Kepolisian Sektor (Polsek) Ella Hilir membubarkan aksi balapan liar dan menyita sejumlah kendaraan bermotor pengguna knalpot tidak standar (brong) di kawasan Jembatan Sungai Ella, Desa Pelempai Jaya, Kabupaten Melawi, Kamis, (13/8/2026).

Penindakan tegas tersebut dilakukan sebagai respons atas keluhan warga sekitar yang merasa terganggu dengan polusi suara dan aktivitas berbahaya di fasilitas umum.

“Kami menerima pengaduan dari masyarakat atas kebisingan dan aksi bahaya balapan liar, ditindak lanjuti dengan penertiban yang dilakukan Polsek Ella Hilir,” kata Kapolsek Ella Hilir Daicky Jauganda, Kamis, (13/8/2026).

Sebanyak lima unit kendaraan roda dua berspesifikasi pembuangan gas bising diamankan oleh petugas dan dibawa langsung ke markas kepolisian.

Mandi di Sungai Pinang, Bocah 12 Tahun Hilang Terbawa Arus Sungai Kapuas Melawi
Baca Juga

Mandi di Sungai Pinang, Bocah 12 Tahun Hilang Terbawa Arus Sungai Kapuas Melawi

Rincian kendaraan yang disita dari lokasi kejadian meliputi satu unit sepeda motor jenis CRF, tiga unit Honda Beat, serta satu unit Honda Vario.

Pengembalian unit kendaraan bermotor kepada para pelanggar diwajibkan untuk memenuhi serangkaian syarat administratif dan teknis penggantian suku cadang.

“Terhadap kendaraan dapat diambil kembali satu hari setelah penertiban dengan kewajiban mengganti knalpot sesuai spesifikasi, membawa surat kendaraan, menghadirkan orang tua serta kewajiban membuat surat pernyataan tidak mengulangi di tanda tangani orang tua,” terang Daicky.

Pasutri Pontianak Curi Motor Tak Dikunci Stang demi Kebutuhan Ekonomi
Baca Juga

Pasutri Pontianak Curi Motor Tak Dikunci Stang demi Kebutuhan Ekonomi

Operasi penertiban lalu lintas serupa dipastikan akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah terulangnya aksi ugal-ugalan di jalanan.

Pengawasan ketat dari pihak keluarga dinilai sangat dibutuhkan mengingat mayoritas pelaku aksi balap liar masih berstatus sebagai pelajar sekolah.

Para orang tua diimbau untuk lebih memantau aktivitas berkendara anak-anaknya guna menghentikan penggunaan knalpot brong yang berisiko mengancam keselamatan nyawa serta memicu gangguan keamanan masyarakat.

(Hendrawan)