Badan Penyelenggara Pendidikan (BPP) Kalimantan Barat resmi melengserkan Rio Rahmadanu dari posisi Ketua BPP dan menunjuk Rudi Hartono sebagai nakhoda baru melalui pembacaan Surat Keputusan (SK) Restrukturisasi, Rabu (29/7/2026).
Pencopotan tersebut dilakukan sebagai sanksi tegas organisasi setelah Rio Rahmadanu beberapa kali tidak memenuhi panggilan tim investigasi dan audit Dekopinwil Kalbar terkait dugaan penyelewengan dana dan penunggakan gaji pendidik di SMK Koperasi Pontianak.
Ketidakhadiran Rio beserta pimpinan SMK Koperasi Pontianak tampak mencolok dalam acara tersebut, meski seluruh pimpinan sekolah lain di bawah naungan BPP hadir penuh menyaksikan transisi kepemimpinan.

