Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama aliansi lintas lembaga mulai mematangkan rancangan perlindungan ekosistem pesisir melalui Konsultasi Publik I (KP I) Rencana Zonasi Kawasan Konservasi Perairan Kebumen di Mexolie Hotel, Kabupaten Kebumen, Kamis (29/10/2026).
Langkah strategis ini didorong oleh status pesisir Kebumen yang menjadi rumah penting bagi perkembangbiakan biota laut rentan, di mana sekitar 95 persen populasi penyu yang ditemukan di kawasan tersebut merupakan jenis Penyu Lekang, ditambah keberadaan populasi ikan sidat di wilayah muara sungai.
Kendati demikian, ekosistem pesisir setempat masih menghadapi tekanan masif, mulai dari ancaman abrasi, perburuan liar telur penyu, hingga maraknya penangkapan benur secara ilegal.
Berdasarkan kajian awal yang dipaparkan dalam forum tersebut, pencadangan kawasan konservasi perairan ini dirancang seluas 4.687,39 hektare.

