Harga tembaga dunia kembali melanjutkan tren penurunan dari pekan sebelumnya akibat meredupnya minat risiko pasar yang terpengaruh oleh tekanan pada saham-saham sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Komoditas logam yang krusial untuk pembangunan pusat data (data center) dan infrastruktur kelistrikan ini sempat terkoreksi hingga 0,6 persen di bursa London pada perdagangan Senin pagi, (26/10).
Penurunan ini terjadi di tengah penantian laporan laba perusahaan teknologi raksasa dan kewaspadaan investor terhadap pergerakan pasar energi serta arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve.
Pasar memperkirakan adanya peluang hampir 10 persen bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada rapat Rabu mendatang, dengan ekspektasi kenaikan sebelum akhir tahun mencapai di atas 70 persen.
