Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memantau perkembangan penanganan serangkaian bencana hidrometeorologi basah di Pulau Sumatera serta kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Jawa Timur berdasarkan data terkini, Senin, (26/10/2026). Peristiwa banjir melanda enam kelurahan di empat kecamatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, akibat luapan sungai dan kerusakan tanggul pascahujan lebat sejak Jumat (23/10/2026). Insiden tersebut berdampak pada 424 jiwa, 106 unit rumah, satu rumah hanyut, serta merusak akses jalan lokal.

Banjir dan tanah longsor dilaporkan pula melanda Dusun V Sukumblin, Desa Lae Ambat, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, yang merusak lima hektare lahan pertanian, delapan titik jalan, serta satu unit jembatan. Sementara itu, cuaca ekstrem angin kencang menerjang Gampong Pusong Lama dan Meunasah Mee di Kota Lhokseumawe, Aceh, pada Minggu (25/10/2026) malam, yang mengakibatkan satu unit rumah rusak ringan dan 27 unit kos rusak berat.
Pada lokasi lain, kebakaran melanda TPA Supit Urang di Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, sejak Kamis (22/10/2026) sore dengan luasan area terbakar mencapai 15,5 hektare. Penanganan pemadaman darat oleh tim gabungan sempat terkendala angin kencang serta minimnya vegetasi, hingga proses pembasahan terus dilanjutkan guna mengendalikan kepulan asap.


