Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir merendam sekitar 100 unit rumah dan berdampak pada 100 kepala keluarga di Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, Jumat, (14/8/2026). Bencana hidrometeorologi basah tersebut menerjang wilayah permukiman warga sejak Kamis, (13/8/2026), di tengah tren musim kemarau yang sedang mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia.
Genangan air melanda tiga gampong di dua kecamatan, yakni Gampong Le Mirah dan Gampong Pante Rakyat di Kecamatan Babahrot, serta Gampong Tangan-Tangan Cut di Kecamatan Setia. Berdasarkan laporan pemantauan hingga Jumat pagi, genangan banjir belum surut dan masih merendam kawasan permukiman penduduk.

Langkah penanganan darurat serta pendataan lanjutan terhadap kerugian materiil masih terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat Daya. Kesiapsiagaan dan pemantauan terus diperkuat oleh otoritas kebencanaan untuk mengantisipasi potensi kenaikan debit air serta meluasnya dampak banjir di wilayah tersebut.
