Jum, 31/07/26 · 18.33.23
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

BNPB Catat 42 Kejadian Bencana di Penghujung Juli 2026, Karhutla dan Kekeringan Dominan

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Jumat, 31 Juli 2026 · 10:201 menit baca
BNPB Catat 42 Kejadian Bencana di Penghujung Juli 2026, Karhutla dan Kekeringan Dominan
BNPB mencatat 42 kejadian bencana pada akhir Juli 2026 yang didominasi karhutla di Aceh hingga Papua serta bencana kekeringan di Gorontalo. (Dok. BNPB)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 42 kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia dalam periode pemantauan 30 hingga 31 Juli 2026. Berdasarkan data pemantauan hingga Jumat (31/7/2026) pukul 07.00 WIB, sebanyak 36 kejadian bencana memberikan dampak signifikan yang didominasi oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.
Peristiwa karhutla baru dilaporkan terjadi di Kawasan Hutan Lindung Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, yang menghanguskan sekitar 20 hektare lahan di Kecamatan Lembah Seulawah dan Blang Bintang.
Petugas gabungan berhasil memadamkan titik api di Desa Suka Damai pada Kamis (30/7/2026) sore, sementara upaya pemadaman masih berlanjut di Desa Data Makmur.
Kebakaran lahan juga melanda Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dengan area terdampak mencapai 3 hektare di Desa Tampanombo, Kecamatan Ulubongka. Proses penanganan di lokasi tersebut masih berlangsung fokus pada sisa bara api di area tebing guna mencegah meluasnya titik api.
Sementara itu, insiden kebakaran lahan seluas 2,81 hektare di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, berhasil dikendalikan usai warga membakar semak belukar di lahannya. Kebakaran sekitar 2 hektare lahan di area TPU Covid Kelurahan Malasilen, Kota Sorong, Papua Barat Daya, juga telah padam setelah sempat membakar sejumlah makam.
Selain karhutla, bencana kekeringan melanda Provinsi Gorontalo dan berdampak pada ribuan warga di dua kabupaten. Kekeringan di Kabupaten Gorontalo berdampak pada 1.060 kepala keluarga atau 2.194 jiwa, sedangkan di Kabupaten Bone Bolango berdampak pada 453 kepala keluarga atau 1.192 jiwa.
Penyaluran bantuan air bersih sebanyak 20.000 liter telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Bone Bolango untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat. BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami periode musim kemarau dengan potensi cuaca cenderung kering hingga awal Agustus 2026.
Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau meningkatkan kesiapsiagaan, memantau potensi titik panas, menghemat penggunaan air bersih, serta memperkuat patroli pencegahan karhutla.
(Rudi)