Petugas gabungan berhasil memadamkan titik api di Desa Suka Damai pada Kamis (30/7/2026) sore, sementara upaya pemadaman masih berlanjut di Desa Data Makmur.
Kebakaran lahan juga melanda Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dengan area terdampak mencapai 3 hektare di Desa Tampanombo, Kecamatan Ulubongka. Proses penanganan di lokasi tersebut masih berlangsung fokus pada sisa bara api di area tebing guna mencegah meluasnya titik api.
Sementara itu, insiden kebakaran lahan seluas 2,81 hektare di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, berhasil dikendalikan usai warga membakar semak belukar di lahannya. Kebakaran sekitar 2 hektare lahan di area TPU Covid Kelurahan Malasilen, Kota Sorong, Papua Barat Daya, juga telah padam setelah sempat membakar sejumlah makam.
Selain karhutla, bencana kekeringan melanda Provinsi Gorontalo dan berdampak pada ribuan warga di dua kabupaten. Kekeringan di Kabupaten Gorontalo berdampak pada 1.060 kepala keluarga atau 2.194 jiwa, sedangkan di Kabupaten Bone Bolango berdampak pada 453 kepala keluarga atau 1.192 jiwa.
Penyaluran bantuan air bersih sebanyak 20.000 liter telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Bone Bolango untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat. BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami periode musim kemarau dengan potensi cuaca cenderung kering hingga awal Agustus 2026.
Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau meningkatkan kesiapsiagaan, memantau potensi titik panas, menghemat penggunaan air bersih, serta memperkuat patroli pencegahan karhutla.
(Rudi)