Sen, 22/06/26 · 03.21.41
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

BNPB Gandeng PNM Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Bencana di Agam

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Senin, 22 Juni 2026 · 08:221 menit baca
BNPB Gandeng PNM Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Bencana di Agam
BNPB dan PT PNM berkolaborasi menyalurkan bantuan permodalan dan pendampingan UMKM bagi warga Kabupaten Agam yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana. (Dok. BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggandeng BUMN sektor pembiayaan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), untuk memulihkan perekonomian warga terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Langkah kolaborasi pada fase pascabencana ini ditujukan untuk memulihkan mata pencaharian warga yang terputus akibat bencana hidrometeorologi basah pada November 2025 lalu.

Melalui kerja sama ini, aspek permodalan pembiayaan serta pendampingan pemberdayaan usaha akan disalurkan kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal guna mempercepat pemulihan ekonomi agar roda usaha kembali berjalan.

Skema dan strategi pemulihan tersebut dipaparkan dalam agenda sosialisasi bersama yang digelar di Kabupaten Agam, Sabtu (20/6/2026). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Unsur Pengarah I BNPB Ary Laksmana Widjaja, jajaran Komisaris Utama PT PNM, unsur Forkopimda Kabupaten Agam, serta para pelaku UMKM lokal yang terdampak bencana.

BNPB Rilis Data Bencana: 3 Tewas Akibat Gempa Sulteng, Banjir dan Kekeringan Melanda Sejumlah Daerah
Baca Juga

BNPB Rilis Data Bencana: 3 Tewas Akibat Gempa Sulteng, Banjir dan Kekeringan Melanda Sejumlah Daerah

Replikasi Program di Wilayah Terdampak Nasional
Pemulihan sektor ekonomi dinilai menjadi elemen krusial agar masyarakat terdampak mampu kembali berdaya dan mandiri setelah terpukul oleh bencana alam. Otoritas penanggulangan bencana menyatakan bahwa skema pendampingan ekonomi di Kabupaten Agam ini diproyeksikan sebagai proyek percontohan nasional.

Hasil capaian dan pelaksanaan program pemberdayaan usaha di wilayah ini nantinya akan dijadikan bahan evaluasi serta sumber inspirasi untuk replikasi program serupa di seluruh wilayah terdampak bencana lain di Indonesia.

(Dayank Ana)