Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nasional

Karhutla Masih Dominasi Laporan Bencana Nasional, Sejumlah Daerah Terbakar

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Senin, 7 September 2026 · 12:421 menit baca
Karhutla Masih Dominasi Laporan Bencana Nasional, Sejumlah Daerah Terbakar
BNPB mencatat karhutla masih mendominasi laporan bencana nasional, titik api hanguskan lahan di Klaten, Sragen, Banyumas, hingga Kota Palopo. (Dok. BNPB)

Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mendominasi rentetan laporan kejadian di berbagai wilayah Indonesia dalam periode pemantauan 24 jam terakhir, Senin, (7/9/2026).

Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebaran titik api melanda sejumlah kabupaten di Pulau Jawa hingga Sulawesi sejak Minggu, (6/9/2026) pukul 07.00 WIB hingga Senin, (7/9/2026) pukul 07.00 WIB.

Di Provinsi Jawa Tengah, karhutla dilaporkan melanda tiga kabupaten sekaligus. Titik pertama terdeteksi di kawasan Bukit Talang, Desa Talang, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, pada Minggu (6/9/2026) pukul 14.20 WIB dengan luas lahan terdampak mencapai 2 hektare sebelum akhirnya berhasil dipadamkan regu reaksi cepat BPBD sekitar pukul 16.30 WIB tanpa korban jiwa.

Peristiwa serupa melanda Kabupaten Sragen pada Minggu (6/9/2026) pukul 15.30 WIB yang menghanguskan lahan seluas 4 hektare di Desa Bentak, Kecamatan Kalijambe, hingga akhirnya dapat dikendalikan tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan relawan.

Masuk Musim Kemarau, BNPB Pantau Sebaran Karhutla dan Krisis Air di Lima Daerah
Baca Juga

Masuk Musim Kemarau, BNPB Pantau Sebaran Karhutla dan Krisis Air di Lima Daerah

Sementara di Kabupaten Banyumas, karhutla membakar total lahan seluas 6,05 hektare yang tersebar di Desa Gunung Wetan Kecamatan Jatilawang, Desa Wlahar Kecamatan Wangon, dan Desa Kalisube Kecamatan Banyumas, sebelum operasi pemadaman terpadu menuntaskan api pada pukul 14.15 WIB.

Di luar Pulau Jawa, kebakaran vegetasi melanda Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kelurahan Padang Lambe, Kecamatan Wara Barat, pada Minggu (6/9/2026). Embusan angin serta cuaca terik mempercepat rambatan api hingga melahap lahan seluas 4 hektare sebelum berhasil dipadamkan sepenuhnya pada hari yang sama.

Operasi pengendalian dan siaga darurat karhutla jangka panjang secara paralel terus dipusatkan oleh BNPB bersama pemerintah daerah di enam provinsi prioritas nasional, yaitu Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Karhutla Hanguskan 11 Hektare di Sungai Raya, Polisi Selidiki Pemilik Lahan
Baca Juga

Karhutla Hanguskan 11 Hektare di Sungai Raya, Polisi Selidiki Pemilik Lahan

Sinergi pemantauan dan kecepatan respons dini ditekankan oleh BNPB kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan elemen masyarakat di tengah puncak musim kemarau guna mencegah api meluas tak terkendali.

(Rudi)