Perusahaan smelter nikel PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.900 pekerja akibat krisis keuangan internal yang dialami perusahaan.
Rencana efisiensi massal di kawasan industri Morowali Utara, Sulawesi Tengah tersebut disampaikan manajemen perseroan melalui surat resmi bernomor 4760/Eksternal/HRD/GNI-SITE/2026.
Penyesuaian jumlah tenaga kerja disebut sebagai opsi rasionalisasi agar operasional smelter pengolahan bijih nikel dapat terus bertahan.
“Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan yang matang dan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perusahaan yang mengharuskan kami melakukan rasionalisasi jumlah pekerja agar operasional perusahaan dapat terus berjalan,” tulis manajemen PT GNI dalam surat pengumuman tertanggal Sabtu, (1/8/2026).

