Jum, 24/07/26 · 11.11.40
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

Musim Kemarau, BNPB Catat Maraknya Karhutla di Papua Barat Daya dan Jawa

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Jumat, 24 Juli 2026 · 16:422 menit baca
Musim Kemarau, BNPB Catat Maraknya Karhutla di Papua Barat Daya dan Jawa
BNPB mencatat maraknya bencana karhutla di Sorong, Blora, Klaten, dan Ponorogo akibat kemarau. Pemkot Sorong proses status siaga darurat. (Dok. BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat maraknya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mendominasi rentetan bencana di Indonesia selama periode 23 hingga 24 Juli 2026. Bencana yang dipicu musim kemarau tersebut melanda sejumlah wilayah di Papua Barat Daya, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Di Kota Sorong, Papua Barat Daya, kebakaran melanda kawasan Gunung Kali Ampat sejak Selasa, (21/7/2026) pukul 12.30 WIT. Kobaran api yang membesar akibat cuaca panas dan angin kencang di lahan Kelurahan Klagate, Kelurahan Malamso, dan Kelurahan Malanu berhasil dipadamkan pada hari yang sama.

Namun, karhutla kembali meluas ke Gunung Woroth, Kelurahan Kakublik, Distrik Sorong Kota, Kamis, (23/7/2026) pukul 14.00 WIT. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong melaporkan total lahan terbakar di dua lokasi tersebut mencapai 3 hektare, dengan kendala utama berupa medan yang sulit serta minimnya peralatan pemadaman.

Guna mempercepat pengerahan personel dan anggaran penanganan, Pemerintah Kota Sorong saat ini sedang memproses penetapan status siaga darurat karhutla.

BNPB Petakan Sebaran Bencana Kekeringan, Karhutla, dan Angin Kencang di Daerah
Baca Juga

BNPB Petakan Sebaran Bencana Kekeringan, Karhutla, dan Angin Kencang di Daerah

Bencana serupa juga melanda Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, lahan seluas 2 hektare di Gunung Karanglo, Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon, terbakar pada Selasa, 22 Juli 2026. Api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan tanpa adanya korban jiwa karena lokasi jauh dari permukiman.

Sementara di Jawa Tengah, kebakaran lahan tebu di Desa Kalangan, Kecamatan Tunjungan, serta pemukiman rumpun bambu di Desa Kebonrejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, hanguskan lahan seluas 3 hektare sebelum dipadamkan pada Kamis, (23/7/2026). Pada hari yang sama di Kabupaten Klaten, aktivitas pembakaran rumput ilalang memicu kebakaran lahan seluas 6 hektare di Desa Trokerton, Kecamatan Pedan, yang berhasil dipadamkan tim gabungan pada pukul 17.45 WIB.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya hidrometeorologi kering.

BNPB Catat Kekeringan dan Kebakaran Lahan Meluas
Baca Juga

BNPB Catat Kekeringan dan Kebakaran Lahan Meluas

“Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan, memastikan ketersediaan air bersih, serta mengoptimalkan langkah pengurangan risiko bencana. Masyarakat juga diimbau untuk mendukung upaya-upaya pengurangan risiko bencana di tengah ancaman karhutla selama musim kemarau. Menghadapi bahaya kekeringan, warga diharapkan bijaksana untuk memanfaatkan air dalam kebutuhan sehari-hari,” kata Abdul Muhari.

(Rudi)