Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nasional

Menko PMK Sugiono Sebut Dugaan Penyadapan Prabowo Oleh Listyo Sigit Berpotensi Mengarah Makar

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 4 November 2026 · 20:152 menit baca
Menko PMK Sugiono Sebut Dugaan Penyadapan Prabowo Oleh Listyo Sigit Berpotensi Mengarah Makar
Sekjen Gerindra Sugiono sebut dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo sebagai bentuk insubordinasi serius di internal pemerintahan yang harus diusut tuntas. (Dok. Sekretariat Presiden)

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra yang juga menjabat sebagai Menko PMK, Sugiono, menegaskan bahwa dugaan penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto yang dilakukan oleh eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan kawan-kawan merupakan bentuk insubordinasi serius di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Sugiono menyatakan bahwa insiden ini bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan persoalan krusial yang harus diusut tuntas untuk membongkar motif, dasar, serta aktor intelektual di balik tindakan tersebut. Sebagai partai yang dipimpin oleh Prabowo sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina, Gerindra memandang serius ancaman keamanan yang menyasar kepala negara.

“Kalau saya berpendapat bahwa ini merupakan suatu bentuk insubordinasi. Kemudian bisa jadi ditemukan motif-motif yang mengarah pada makar kepada Presiden,” ujar Sugiono di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/11).

Ia juga menyoroti ironi pengamanan di lingkaran kekuasaan, di mana tindakan penyadapan tersebut justru diduga dilakukan oleh institusi atau pihak internal di dalam pemerintahan sendiri. Meskipun sistem pengamanan berlapis telah diterapkan untuk melindungi Presiden Prabiono, celah kebocoran internal dinilai menjadi faktor utama lolosnya aksi tersebut.

Polres Kubu Raya Ungkap Enam Kasus Narkoba di Jalan Trans Kalimantan
Baca Juga

Polres Kubu Raya Ungkap Enam Kasus Narkoba di Jalan Trans Kalimantan

“Kalau disebut kebobolan, ya ini dari dalam sendiri kan, dari dalam pemerintahan sendiri, makanya saya bilang ini bisa saja diterjemahkan sebagai suatu insubordinasi,” ucapnya.

Kendati demikian, pihak Gerindra tetap menghormati dan menyerahkan penanganan kasus ini pada koridor hukum. Sugiono turut menyampaikan apresiasi kepada Kapolri beserta jajarannya yang telah bergerak mengusut perkara ini secara transparan.

“Sekali lagi, kami mengucapkan apresiasi kepada Kapolri dan jajarannya yang sudah melakukan proses ini. Tentu saja kita menghormati proses hukum yang sedang berjalan untuk bisa mengetahui lebih lanjut,” kata dia.

Selain proses hukum, Sugiono menyebut bahwa kasus ini akan dijadikan bahan evaluasi mendalam, khususnya dalam memperkuat sistem keamanan siber serta protokol pengamanan presiden ke depan.

PWI dan Bakom Bahas Penguatan Ekosistem Informasi hingga Perlindungan Industri Pers
Baca Juga

PWI dan Bakom Bahas Penguatan Ekosistem Informasi hingga Perlindungan Industri Pers

Menutup pernyataannya, Sugiono mengungkapkan bahwa internal Partai Gerindra akan segera menggelar konsolidasi khusus menyikapi polemik yang menyerang pimpinan tertinggi partai sekaligus kepala negara tersebut.

“Kita akan melakukan konsolidasi bersama rekan-rekan, bahwa ini adalah kepala negara, Presiden yang berasal dari partai kami. Saya kira pada waktunya itu akan dilakukan,” pungkasnya.

(Hendrawan)